SHARE

Kementerian Perhubungan lewat Otoritas Bandara Lokasi III selalu berusaha untuk menghimpit rutinitas orang-orang menerbangkan balon udara di beberapa daerah di Jawa Tengah serta Jawa Timur.

Kepala Otoritas Bandara Lokasi III Dadun Kohar menyebutkan, terkecuali dengan sosialisasi di dalam orang-orang, pihaknya juga mencari jalan alternatif agar rutinitas yang membahayakan penerbangan itu dihentikan.

Terlebih, menerbangkan balon udara di event spesifik telah jadi kebiasaan di dalam orang-orang mulai sejak 100-an th. yang kemarin.

Satu diantara alternatif yang tengah diperhitungkan yaitu dengan membuat moment menerbangkan balon udara. Moment itu juga akan di buat dengan tidak membahayakan penerbangan.

Keinginannya, rutinitas orang-orang yang menerbangkan balon udara dengan bebas juga akan berpindah dengan terdapatnya moment itu.

“Budaya itu tidak dapat kita ganti dalam sebentar. Karena itu, kita mesti mencari alternatif untuk mengalihkan hoby ini pada hal yang lebih positif, yg tidak mengganggu keselamatan penerbangan serta orang-orang sekitaran, ” katanya di Landasan Udara Abdulrachman Saleh, Malang, Selasa (11/7/2017).

” Peluang kami, Kementerian Perhubungan, dengan Airnav (Air Navigation) juga akan melombakan balon ini, sudah pasti dengan bebrapa persyaratan yang disetujui dengan. Seperti apa hingga ini tidak membahayakan penerbangan, ” imbuhnya.

Dadun Kohar menerangkan, ada beragam type balon udara yang membahayakan penerbangan, yaitu balon udara yang diterbangkan tanpa ada kendali atau tidak ditambat. Berlainan dengan balon udara yang ditambat. Balon itu dapat dikontrol hingga tidak terbang bebas.

Komandan Landasan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh Marsekal Pertama (Marsma) Julexi Tambayong mengemukakan hal sama. Menurut dia, pemerintah butuh pikirkan langkah alternatif untuk menyingkirkan rutinitas orang-orang menerbangkan balon udara.

“Bagaimana kita memfasilitasinya, apakah dengan bentuk festival balon udara di satu tempat namun berbentuk balon udara tertambat, ” katanya.

Berdasar pada laporan yang masuk di Air Navigation (AirNav), banyak didapati balon udara yang terbang bebas di jalur penerbangan. Balon itu berniat diterbangkan orang-orang untuk memperingati momen–momen spesifik.

Pihak kepolisian telah lakukan penyitaan pada balon udara yang juga akan diterbangkan dengan bebas oleh orang-orang.