SHARE

JAKARTA – Tubuh Narkotika Nasional (BNN) mengungkap narkotika type flakka sudah masuk ke Indonesia. Hal itu berdasar pada hasil temuan tim laboratorium BNN.

” Tempo hari kita mengindikasi dari hasil laboratorium BNN, masuknya narkotika type flakka. Jadi, flakka yang berada di YouTube yang diliat oleh orang-orang, nyatanya telah masuk di Indonesia, ” kata Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso, waktu mengadakan acara Pesan Buwas untuk Anak Indonesia di Kantor BNN, Cawang, Jakarta tempo hari.

” Hal itu telah dibuktikan oleh laboratorium kita. Waktu lalu kita memanglah masih tetap bebrapa sangsi, namun tempo hari kita telah nyatakan flakka telah masuk Indonesia, ” sambungnya.

Menurut pria yang akrab disapa Buwas itu, flakka mempunyai dampak yang begitu kuat. Pemakai yang menggunakan barang itu terasa dianya tidak seperti manusia, serta seperti orang hilang ingatan.

” Jadi kita mesti antisipasi pada ancaman peredarannya, serta penyalahgunaan oleh penguna yang telah addict, karna mereka juga akan mencari barang ini, ” tutur Buwas.

Narkotika type flakka yang diketemukan oleh BNN berupa serbuk. Flakka memiliki kandungan bahan senyawa aktif kimia alpha-PVP.

Zat ini yaitu stimulan paling utama yang merangsang naiknya hormon dopamin. Dopamin seperti neurotransmiter di otak, yang jika jumlahnya terlalu berlebih, juga akan menyebabkan kesenangan terlalu berlebih, agresivitas tinggi, sampai tidak sadarkan diri.

Resikonya dari pemakaian flakka nyaris serupa dengan narkoba type kokain serta amfetamin.

Dalam periode pendek, pemakai yang kecanduan flakka alami euforia yang terlalu berlebih, denyut jantung lebih cepat, kenaikan desakan darah, serta berperilaku siaga yang terlalu berlebih.

Dampak yang lain yang mengerikan dari pemakaian flakka yaitu efek pada ginjal.

Baca Juga  Di Indonesia, Polri Belum Temukan Kasus Pemakaian Flakka

Zat yang ada pada narkoba itu dapat mengakibatkan otot makin lemah serta membuat badan alami hipertermia.

100 Kali Lebih Kuat dari Heroin

Ketua Umum DPP Granat (Pergerakan Nasional Anti Narkotika) Henry Yosodiningrat menyebutkan, flakka mempunyai zat aktif berbentuk fentanyl derifat.

Zat ini mempunyai potensi 10. 000 kali lebih kuat di banding morfin. Diluar itu, flakka juga memiliki kandungan senyawa kimia berbentuk MDPV (Methylenedioxypyrovalerone).

” Flakka juga mempunyai potensi 100 kali lebih kuat dari pada heroin. Ini yaitu type narkoba baru yang begitu beresiko, ” tutur Henry.

Henry menyebutkan, walau sebenarnya terlebih dulu flakka dipakai jadi obat-obatan. Sampai pada akhirnya diketemukan senyawa kimia beresiko yang mengakibatkan pemakainya ada dalam fase ilusi akut.

Senyawa itu merangsang sisi otak yang mengatur hormon dopamin, serotonin serta mood.

Dalam beberapa masalah, pemakai flakka terasa lebih kuat, yakin diri bahkan juga beberapa hingga ada sebagai hilang ingatan.

Seperti yang berlangsung di Florida Selatan, Amerika Serikat, seseorang pria mengakibatkan kerusakan pintu kantor polisi waktu dianya tetap dalam dampak Flakka.

Ada pula seseorang gadis yang lari di jalanan umum sembari berteriak kalau dia yaitu setan. Beberapa efek itu yang diliat orang seperti zombie.

” Awalannya flakka di produksi jadi obat sintetis pada 2012. Obat ini lalu dilarang pemakaiannya karna beberapa dokter temukan zat yang begitu beresiko pada obat ini. Beberapa dokter lalu tingkatkan level yang terlebih dulu terkategori obat sintetis jadi narkoba paling beresiko. Senyawa pada flakka meninggalkan dampak yang lebih tahan lama, ” terang Henry.

Tembak Mati Bandar Narkoba
Presiden Joko Widodo pernah menyinggung tentang peredaran narkoba serta perlakuannya waktu menghadiri penutupan Mukernas PPP di Hotel Mercure Ancol, Jakarta.

Baca Juga  Budi Waseso: Teknologi Pemberantasan Narkotika Ketinggalan Jaman

Jokowi menyatakan pada aparat penegak hukum, terutama Tubuh Narkotika Nasional (BNN) serta Polri supaya tidak sangsi menembak beberapa pengedar narkoba, terlebih berstatus WNA serta berusaha melawan aparat.

” Saat ini memanglah Polri, BNN benar-benar tegas. Telah lah tegasin saja, terlebih pengedar narkoba asing yang masuk, lalu sedikit melawan, telah segera ditembak saja, ” tutur Presiden Jokowi.

Jokowi menyebutkan mulai sejak awal sikap Pemerintah tegas dalam hadapi masalah narkoba. Sebab Indonesia saat ini berstatus darurat narkoba.

” Janganlah di beri ampun. Karna benar-benar ada di tempat darurat narkoba ini, ” papar Jokowi.

Bukti kalau Pemerintah serius menanggulangi narkoba yaitu Pemerintah sudah menghukum mati beberapa bandar narkoba yang memanglah divonis mati oleh Pengadilan.

Ketua DPP PPP Qoyyum Abdul Jabbar mengemukakan hasil referensi Mukernas II Bimtek DPRD PPP. Satu diantara isi referensinya yaitu sehubungan dengan peredaran narkoba di Indonesia.

” Narkoba sekarang ini jadi ancaman serius Indonesia. Berdasarkan data, PPP menekan pemerintah menindak tegas pelanggaran UU Narkoba oleh pengedar serta pemakai, dikerjakan perbaikan menyeluruh serta mencegah serta pemberantasan, ” tuturnya.