SHARE

JAKARTA – Pedangdut Saipul Jamil (36) kembali melakukan persidangan tentang tindak pidana korupsi, di Pengadilan Tipikor Jakarta, di lokasi Gunung Sahari, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (26/7/2017).

Agenda persidangan kesempatan ini adalah pria yang akrab disapaa Ipul itu, membacakan pledoi (pembelaan), sesudah dianya dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Koripsi (KPK), sekian waktu lalu.

Dalam pledoinya, Ipul minta dibebaskan karna ia tidak dapat dibuktikan atau tidak mempunyai tanda bukti, sudah menyogok majelis Hakim lewat Rohadi, panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara dalam masalah pelecehan seksualnya itu.

Dalam persidangan, JPU KPK juga tidak menggubris pledoi yang dinyatakan bekas suami Dewi Perssik itu dimuka majelis hakim.

” Dasarnya kami menampik pembelaan, karna semuanya tuntutan sesuai sama kenyataan, ” kata satu diantara JPU KPK didalam ruangan sidang.

Disamping itu, kuasa hukum Saipul Jamil, Tito Hananta Kusuma mengemukakan kesimpulannya kalau Ipul tidak lah bersalah serta tidak lakukan tindak pidana.

” Kami mohon supaya Majelis Hakim memberi ketentuan dengan amar Terima serta mengabulkan nota pembelaan (pledoi) untuk semuanya. Karna terdakwa tidak dapat dibuktikan dengan sah serta menyakinkan lakukan tindak pidana korupsi berdasar pada dakwaan, ” ucap Tito dalam persidangan.

” Kami memohon pada Majelis Hakim untuk lepaskan terdakwa dari semua tutntuan serta menjatuhkan pidana yang seadilnya. Lantas mengambil keputusan perkara aquo jadi penipuan, Saiful Jamil korban penipuan. Mohon ketentuan seadil-adilnya, ” sambungnya.

Sesaat Ketua Majelis Hakim juga menghormati respon JPU KP dengan lisan, hingga sidang juga juga akan di gelar kembali ke 31 Juli 2017 yang akan datang, dengan agenda putusan.

” JPU telah menanggapinya dengan lisan. Sidang dipending sampai 31 Juli 2017, ” tutur Hakim yang tutup persidangan.