SHARE

Bandung – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yakini tak ada pegawai negeri sipil (PNS) yang turut dalam organisasi massa (ormas) terindikasi anti-Pancasila. PNS di Jawa barat telah terdidik hingga rasional dalam melakukan tindakan.

” Insya Allah tak ada, PNS kita rasional serta terdidik. Waktu iya gabung organisasi-organisasi beresiko, ” kata Aher, sapaan Heryawan, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (24/7/2017).

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyinggung masalah PNS yang ikuti aktivitas ormas yang terindikasi anti Pancasila. Dengan tegas, Tjahjo memohon PNS yang ikuti ormas itu untuk mengundurkan diri.

Aher setuju dengan pernyataan Tjahjo. PNS adalah aparatur negara yang perlu tunduk pada ideologi serta ketentuan negara.

” Malah tidak lumrah bila tidak tunduk. Jadi saya sangka pernyataan Pak Tjahjo benar, ” ucapnya.

Dia mengharapkan, tak ada tanda-tanda apa pun atau pelanggaran apa pun yang dikerjakan PNS di Jawa Barat. ” Semoga tak ada tanda-tanda apa pun. Karna semuanya PNS Jawa barat sampai kini terbina baik. Semoga tak ada problem apa pun dengan ideologi Pancasila, ” tutur Aher.

Baca Juga  Siapa Lagi Ormas yang Terindikasi Anti-Pancasila Berikutnya?