SHARE

JAKARTA – Pihak kepolisian mengatakan Artis Pretty Asmara sudah dua tahun jadi pengedar narkoba.

Terutama untuk kelompok artis.

” Pernyataan PA (Pretty Asmara) telah dua tahun edarkan ini (narkoba), ” kata Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (18/7/3017).

Type narkoba yang diedarkan berbagai macam.

Dalam penggrebekan itu polisi mengambil alih barang-barang bukti, yakni sabu 2, 03 gr, ecstasy 23 butir, happy five 38 butir, serta uang tunai Rp 25 juta.

Disangka, uang yang diamankan dari tangan Pretty itu adalah hasil pembayaran narkotika dari Alvin yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

” Pretty disangka mengedarkan narkotika serta obat-obatan type sabu serta psikotropika ke seseorang bernama Alvin. Sekarang ini kami masih tetap mencari Alvin, masih tetap DPO, ” kata Argo.

Disamping itu, Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Dony Alexander, menyebutkan kalau pihaknya sudah lakukan tes narkoba beberapa aktor.

” Memanglah cuma Pretty yang negatif narkoba. Namun tetaplah mesti melakukan sistem hukum, ” tuturnya.

Atas masalah itu, Pretty dipakai pasal Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 mengenai Narkotika.

Dan Pasal 60 ayat (1) huruf b serta c subsider Pasal 62 juncto Pasal 71 Undang-Undang RI Nomor 5 Tahu 1997 mengenai Psikotropika.

” Ancaman hukumannya 5 hingga 12 tahun penjara, ” kata Dony.

Seperti di ketahui, pihak kepolisian berhasil menangkap artis Pretty Asmara berkaitan penyalahgunaan narkoba di kamar 2138 Hotel Grand Mercure Jakarta Kemayoran Jalan H Benyamin Sueb Kav B-6 Super Blok Mega Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (16/7/2017) jam 01. 00.

Baca Juga  Pretty Asmara Belum Dijenguk Keluarga Sejak Ditahan karena Terjerat Kasus Narkoba

Polisi mengamankan sabu, ekstasi, serta happy five.