SHARE

Sidang perdana praperadilan Miryam S Haryani versus Komisi Pemberantasan Korupsi sudah digelar sejak sekitar pukul 10.00 WIB Senin (8/5) ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, di kawasan Ampera. Sidang dipimpin oleh hakim tunggal Asiadi Sembiring.

Agenda sidang hari ini adalah pembacaan poin gugatan dari pihak Miryam S Haryani, yang disampaikan oleh pengacara Aga Khan.

Aga Khan mengaku tak ada persiapan khusus dalam menghadapi sidang tersebut.

“Berdoa saja,” katanya.

pnjaksel

Aga Khan dan tim penasehat hukum Miryam S Haryani lainnya mendaftarkan gugatan praperadilan pada 21 April 2017 lalu.

Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor 47/Pid.Prap/2017/PN.Jak.Sel.

Materi gugatan, mempermasalahkan kewenangan penetapan tersangka pemberian keterangan tidak benar dalam persidangan oleh pihak KPK terhadap Miryam S Haryani.

Sekadar mengingatkan, Miryam S Haryani, politisi Partai Hanura yang anggota Komisi II DPR periode 20098-2014 dan kini diu Komisi V pada periode 2014-2019, ditetapkan sebagai tersangka pada 5 April 2017 oleh KPK. Miryam dinyatakan memberikan keterangan palsu karena mencabut keterangan di berita acara pemeriksaan (BAP) pada sidang kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP berbasis NIK periode 2011-2012 (e-KTP).

agakhan
Aga Khan. KPK arogan

Di persidangan atas terdakwa Irman dan Sugiharto, pada Kamis (23/3), Miryam menyebut keterangan di BAP di KPK dibuat atas tekanan penyidik.

Lalu, Miryam, mencabut keterangan di BAP di persidangan, 30 Maret.

Atas perbuatannya ini, Miryam disangkakan melanggar Pasal 22 jo pasal 35 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah oleh UU nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga  LPSK Sesalkan Penyidik KPK Lakukan Ancaman Terhadap Miryam Haryani