SHARE

MILAN — Yang memiliki Genoa yang sekalian presiden club itu, Enrico Preziosi, pada Senin (10/7) saat setempat menyebutkan, kalau ia sudah jual club Liga Italia itu. Penjualan itu sekalian akhiri gonjang ganjing sepanjang 14 th. dianya membawahi club itu. ” Saya sudah jual club, ” kata entrepreneur berumur 69 th. itu, Senin.

Menurut Preziosi, dokumen penjualan club juga akan di tandatangani pada akhir musim ini atau awal musim yang akan datang. Preziosi, yang disebut kepala satu diantara pabrik mainan paling besar di Italia, pada musim kemarin jadi bulan-bulanan memprotes menyusul keterpurukan tim yang turun ke posisi 16 klassemen Liga Italia.

Preziosi menggantikan kepemimpinan Genoa pada 2003 yang waktu itu club ada di tier ke-2. Club pernah mencapai promosi pada 2005. Tetapi, kembali turun ke pertandingan tier tiga sesudah dihukum karna kekeliruan penyusunan score kompetisi. Preziosi pernah dihukum skorsing lima th., meskihukuman itu lalu dibatalkan atas usaha banding.

Genoa pada akhirnya mencapai promosi ke level paling utama Liga Italia pada 2007 walau Preziosi memperoleh hukuman skorsing lima th. sekali lagi, kesempatan ini masalah pelanggaran ketentuan perjanjian finansial dengan sisa klubnya, Como, yang lalu juga dibatalkan. Kemudian tim nikmati musim yang bagus, mencapai tempat ke-5 dalam klassemen liga 2009 serta ke-6 pada 2015.

Perjalanan mereka setelah itu memetik pro-kontra saat mereka tersingkir dari sepak bola Eropa karna terlambat mempersiapkan kertas kerja. Genoa, dibangun pada 1893, adalah satu diantara club tertua di Italia serta sempat juara nasional sembilan kali serta titel paling baru mereka bisa pada 1923/1924.