SHARE

Jakarta – Saipul Jamil dituntut 4 th. penjara atas sangkaan menyogok hakim di PN Jakarta Utara Rp 250 juta, dimana Rp 50 juta salah satunya untuk setting hakim. Saipul mengatakan uang untuk setting hakim adalah akal-akalan Rohadi.

” Uang yang tuturnya Rp 50 juta untuk setting hakim, sudah dapat dibuktikan di persidangan Pak Rohadi tidak sempat memberinya pada siapa juga, terkecuali untuk dianya pribadi, ” kata Saipul Jamil waktu membacakan pledoi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (19/7/2017).

Rohadi adalah panitera di PN Jakarta Utara. Sesaat Berthanatalia adalah kuasa hukum Saipul Jamil dalam masalah pencabulan yang pada akhirnya dalam masalah itu Saipul divonis 3 th. penjara.

” Jadi kesimpulannya Pak Rohadi dalam hal semacam ini cuma menipu ibu Bertha dengan rangkaian kebohongan yang sudah dibuatnya kalau pentingnya setting hakim untuk memenangi perkara di pengadilan, ” tuturnya.

Menurut Saipul, dalam persidangan dapat dibuktikan majelis hakim telah terjadi sebelumnya Rohadi memohon uang pada Berthanatlia.

” Dapat dibuktikan di persidangan kalau maelis hakim itu telah terjadi sebelumnya Rohadi mengungkapkan tujuannya pada Bu Berthanatalia, ” ucap Bang Ipul.

Saipul percaya tidak ada satu juga saksi di persidangan yang mengatakan Saipul sudah memberi suatu hal pada Rohadi.

” Dari demikian banyak saksi yang didatangkan JPU di persidangan tak ada satu juga yang menyebutkan atau lihat saya memerintahkan berikan suatu hal atau memberi suatu hal pada Ayah Rohadi, ” papar Saipul.

Saipul Jamil dituntut 4 th. penjara di masalah sangkaan suap yang dikerjakan KPK. Saipul dipercaya jaksa dapat dibuktikan menyogok majelis hakim di PN Jakarta Utara sebesar Rp 250 juta.

Baca Juga  Saipul Jamil Kecewa Dituntut Empat Tahun Penjara

Menurut jaksa, walau uang diberi lewat kakaknya, Syamsul Hidayatullah, tetapi dipercaya Saipul ketahui berkaitan pemberian itu. Saipul terlebih dulu sudah mengetahui Syamsul juga akan menolong mengurusi perkaranya. Diluar itu, Saipul juga dimaksud aktif mencari tahu perubahan pengurusan perkaranya.