SHARE

Ini kabar terbaru mengenai Miryam S.Haryani. Politisi Hanura yang duduk di Komisi V DPR ini mangkir dari penggilan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Kamis (13/4) ini, Miryam sedianya akan dimintai keterangannya oleh penyidik KPK dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pada proyek e-KTP Kemendagri.

Surat panggilan telah dilayangkan sejak beberapa hari lalu. Namun, hingga sore ini, Miryam belum terlihat di Gedung KPK.

Miryam sejak 5 April lalu telah dijadikan tersangka ke-4 kasus e-KTP setelah Irman, Sugiharto dan Andi Agustinus atau Andi Narogong.

Mantan anggota Komisi II DPR itu diduga memberikan keterangan palsu saat dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus KTP-E di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 16 Maret lalu.

kukukil

KPK menunggu kedatangan Miryam hingga sore ini. Namun, apabila dalam batas waktu yang ditentukan Miryam S Haryani tetap mengabaikan panggilan, maka KPK bakal mengambil tindakan lebih lanjut.

Upaya pemaksaan atau dibawa paksa bisa dihindari jika politisi Hanura tersebut punya alasan kuat terkait ketidak-hadiranya memenuhi panggilan KPK Kamis ini. Tetapi, jika tidak datang dengan alasan yang patut, maka akan dipertimbangkan pemanggilan kembali, sekaligus dengan perintah membawa.

Dari penelururan Nasionalisme.net, Miryam S Haryani sudah sepekan ini tidak pernah datang ke Gedung DPR. Ruangan kerjanya di lantai 16 Gedung Nusantara I Kompleks Parlemen terkunci.

Miryam menempati ruangan 1618. Ruang kerja Miryam terletak di sudut lorong lantai 16 itu.

Baca Juga  Darimana Andi Narogong Dapat Uang untuk Dibagi-bagikan itu?