SHARE

Ketua DPR RI Setya Novanto mengimbau bangsa Indonesia untuk menjadikan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memotivasi semangat bahwa pengorbanan kepentingan bangsa dan negara bernilai ibadah.

“Seluruh bangsa Indonesia hendaknya dapat memaknai Isra dan Miraj Nabi Muhammad SAW sebagai perjuangan mendekatkan diri kepada Allah SWT, apapun profesinya,” kata Setya Novanto melalui pernyataan tertulisnya, Senin (24/4).

Setya Novanto menjelaskan, peristiwa Isra dan Miraj Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu ke Sidratul Muntaha dikenal sebagai perjalanan suci. Bangsa Indonesia khususnya yang beragama Islam, menurut Setya Novanto, dapat mengambil teladan bahwa seberat apapun cobaan harus terus diperjuangkan sekaligus berserah diri kepada Allah SWT.

“Serumit apapun cobaannya dalam hidup ini, harus kita hadapi dengan usaha semaksimal mungkin, dan tak lupa menyerahkan diri kepada Allah SWT, apapun hasilnya,” tutur dia.

Ketua Umum Partai Golkar ini menjelaskan, peristiwa Isra Miraj menunjukkan segala aktivitas harus selalu mengarah pada pengabdian kepada Allah SWT. Segala daya dan upaya dari setiap orang, kata dia, tidak akan berarti apa pun tanpa pertolongan dan petunjuk dari Allah SWT.

PERINGATAN NUZULUL QURAN

Setya Novanto melanjutkan, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, setiap perjuangan membangun bangsa dan negara, juga harus berserah diri kepada Allah SWT.

“Saat ini, bangsa Indonesia terus berjuang guna mewujudkan program dan kebijakan yang berpihak pada rakyat,” katanya.

Menurut dia, Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla melalui visi Nawacita menerbitkan kebijakan-kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat. Novanto menyatakan guna mewujudkan visi Nawacita tersebut butuh perjuangan, kerja keras, dan pengorbanan, yang hasilnya dipasrahkan kepada Allah SWT.
“Selamat memperingati Isra Miraj, semoga kita senantiasa berada dalam pertolongan dan petunjuk Allah SWT,” papar Setya Novanto.