SHARE

Sidang perdana praperadilan Miryam S Haryani, tersangka kasus dugaan memberikan keterangan palsu dalam persidangan perkara e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto,  digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (8/5) besok.

Melalui kuasa hukumnya, Aga Khan, Miryam S Haryani menyatakan kesiapannya menghadapi sidang praperadilan ini.

Sidang praperadilan ini di PN Jaksel ini digelar untuk menggugat penetapan tersangka yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Miryam S Haryani. Anggota
Komisi V DPR dari Fraksi Hanura itu dijerat dengan Pasal 22 juncto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

pn jaksel

Aga Khan meminta KPK tak terburu-buru  menyatakan berkas perkara kliennya lengkap atau P21. Dia berniat melawan secara hukum atas penetapan Miryam sebagai tersangka dugaan memberikan keterangan palsu terkait dengan pengusutan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Di sisi lain  KPK juga telah siap menghadapi praperadilan yang dilayangkan mantan Bendahara Umum Partai Hanura itu.

KPK terlihat jemawa dan meyakini bahwa sidang praperadilan ini tidak akan mengganggu atau menghambat penyidikan kasus dugaan memberikan keterangan palsu di persidangan perkara e-KTP.

Baca Juga  Dalang Proyek E-KTP Kian Mengarah ke Andi Narogong dan Gamawan Fauzi