SHARE

Jakarta – Ketentuan pemerintah pengganti pengganti undang-undang (Perppu) Nomor 2 th. 2017 sudah di terima DPR. Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menyebutkan juga akan ada rapat pimpinan mengulas Perppu yang selekasnya dibacakan dalam sidang paripurna, Kamis (20/7).

” Kelak siang bila tidak salah ada rapim (rapat pimpinan) untuk dibacakan perppu itu dalam sidang paripurna. Sesudah dibacakan dalam sidang paripurna, perppu itu resmi masuk ke DPR serta DPR mengolah sesuai sama ketentuan perundang-undangan yakni pastinya dengan saat waktu sidang selanjutnya, ” tutur Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Agus menjelaskan bila DPR terima Perppu ormas itu jadi juga akan segera jadi undang-undang. Sedang tidak diterima jadi kembali pada undang-undang yang lama.

” Pastinya sebentar sekali lagi kan masuk waktu reses, lalu waktu sidang selanjutnya DPR mesti mengolah serta memberi jawaban. Jawabannya itu jika di terima segera jadi undang-undang, bila tidak diterima jadi kembali pada undang undang yang lama, ” jelas Agus.

Tetapi Agus menyebutkan bila sore hari ini tidak dikerjakan bamus (tubuh musyawarah), peluang juga akan dibacakan pada rapat paripurna selanjutnya. ” Karna kelak ada rapim, ada peluang sore dikerjakan bamus, mungkin mungkin besok atau dalam rapat paripurna selanjutnya. Bila toh tidak pernah dikerjakan bamus, bermakna rapat paripuna selanjutnya, ” ucap Agus.

Waktu sidang V 2016-2017 DPR juga akan selesai pada 27 Juli 2017 yang akan datang. Perppu 2/2017 juga akan dibicarakan di waktu sidang selanjutnya yang diawali pada 16 Agustus 2017 yang akan datang.

Baca Juga  Eks Komisioner KPU: Masukan DPR Tak Harus Diikuti, Terkait Soal Putusan MK