SHARE

Jakarta – Koridor 13 TransJakarta rute Tendean-Ciledug mulai beroperasi pada 13 Agustus 2017 yang akan datang. Penerangan pada malam hari jadi satu diantara ‘PR’ yang perlu selekasnya dirampungkan.

Direktur Operasional PT TransJakarta Daud Joseph serta Direktur Tehnik serta Sarana Wijanarko lakukan eksperimen rute itu, Minggu (9/7/2017) malam. Perjalanan diawali jam 18. 20 WIB lewat dua rute. Pertama, Halte Tirtayasa menuju Halte Tendean. Ke-2, Halte Tirtayasa menuju Halte CSW.

Pantauan dalam rute pertama, Halte Tirtayasa-Halte Tendean, lampu pada plang tulisan Halte Tirtayasa tidak menyala. Keadaan gelap dirasa saat menuju Halte Rawa Barat. Hal itu karena sebab lampu didalam halte tidak menyala.

Perjalanan dilanjutkan dengan berputar-putar balik di Halte Tendean ke arah JORR dengan keadaan lampu di plang tulisan Halte Tendean tidak menyala. Rombongan kembali melalui Halte Rawa Barat dengan keadaan yang sama.

Rombongan meneruskan perjalananan dengan rute ke-2, Halte Tirtayasa-Halte CSW (Centrale Stichting Wederopbouw). Keadaan jalan cukup jelas karna lampu dari gedung-gedung di sekitaran.

Sama dengan tiga halte terlebih dulu, lampu di plang tulisan Halte CSW tidak menyala. Perjalanan dilanjutkan melalui Halte Mayestik-Velbak-Kebayoran Lama-Seskoal-Cipulir-Swadarma-JORR.

Dalam perjalanan dari Halte Swadarma menuju Halte JORR ada mata kucing atau sama batu bercahaya yang ditanam di aspal tepi jalan yang belum juga dipasang. Keadaan gelap dirasa dalam rute itu serta membuat marka jalan kurang tampak.

Perjalanan dari Halte Tirtayasa menuju Halte JORR menelan saat 15 menit dengan kecepatan 40 km/jam. Kecepatan itu sama dengan yang dipakai di siang hari.

Baca Juga  Soal Operasional Koridor 13, DPRD DKI Bakal Panggil PT TransJ