SHARE

Baku – Delegasi 50 negara yang menghadiri Konferensi Pers PBB masalah Yerusalem yang di gelar di Baku, Azerbaijan, mengecam keras Israel yang pernah tutup Masjid Al-Aqsa. Beberapa delegasi juga berkemauan untuk selalu mensupport Palestina.

Konferensi PBB ini di gelar di Baku, Azerbaijan pada 20-21 Juli minggu ini. Konferensi itu di hadiri oleh sekitaran 50 negara anggota PBB yang berkedudukan di Baku, juga organisasi internasional dibawah PBB, perwakilan pemerintah serta rakyat Palestina, LSM internasional, media Massa serta kelompok perguruan tinggi.

Atas dorongan Indonesia, konferensi PBB itu hasilkan Komunike yang berisi mengecam keras kebijakan Israel yang pernah tutup Masjid Al-Aqsa minggu kemarin. Kebijakan Israel itu dipandang dengan terang-terangan tidak mematuhi hukum internasional dan tidak mematuhi status quo sebagai perjanjian serta dihormati sampai kini.

” Penutupan Masjidil Aqsa oleh Israel yaitu bentuk agresi yang sembrono serta pada hak asasi warga Palestina termasuk juga hal melaksanakan ibadah, yang semakin memperlihatkan muka jelek serta kejam pendudukan oleh Israel yang ilegal dalam segalanya, ” ucap Dubes RI di Baku, Husnan Bey Fananie, seperti ditulis dalam launching Delegasi Indonesia di Konferensi PBB, Sabtu (22/7/2017).

” Dari perspektif apa pun, pemerintah serta rakyat Indonesia tidak bisa terima hal semacam ini. Karena itu kita mengecam keras serta kita mesti menentangnya! ” tegasnya.

Ketua Konferensi PBB di Baku ini, Dubes Rafael Ramirez dari Venezuela, yang mewakili negara-negara anggota Komite Palestina PBB menyatakan kalau Komite Palestina PBB selalu mensupport rakyat Palestina sampai memperoleh kemerdekaan, kebebasan, serta kedaulatannya.

Konferensi PBB ini diadakan oleh Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) serta Komite Palestina PBB. Konferensi di buka tanggal 20 Juli 2017 oleh Asisten Sekretaris Jenderal PBB Miroslav Jenca, Dubes Keliling Azerbaijan Mr. Shahin Abdullayev serta Asisten Sekjen OKI, Samir Bakr.

Baca Juga  Bentrok dengan Pasukan Israel, Tiga Warga Palestina Tewas

Dubes RI di Baku, Husnan Bey Fananie, yang memimpin delegasi Indonesia dalam konferensi PBB iniDubes RI di Baku, Husnan Bey Fananie, yang memimpin delegasi Indonesia dalam konferensi PBB ini Photo : KBRI Baku

Achsanul Habib sebagai Minister Counselor PTRI New York, yang ada jadi anggota Delegasi Indonesia, mengatakan konferensi PBB ini ditujukan untuk tingkatkan kepedulian orang-orang internasional pada kondisi politik, ekonomi, serta hak-hak sosial budaya warga Palestina dalam pendudukan, dan mendorong tercapainya keadilan, perdamaian, serta keamanan untuk rakyat Palestina.

Disamping itu, Wakil Tetaplah/Dubes RI di PBB di New York, Dian Triansyah Djani, yang Wakil Ketua Komite Palestina di PBB menyebutkan, aksi Israel adalah pelanggaran berkali-kali pada Resolusi Dewan Keamanan PBB serta pelanggaran HAM yg tidak bisa ditolerir.

Kompleks Masjid Al-Aqsa ditutup oleh otoritas Israel pada Jumat (14/7) lantas, sesudah berlangsung penembakan yang menewaskan dua tentara Israel. Tiga warga Palestina sebagai aktor penembakan itu, pada akhirnya tewas dalam baku tembak dengan pasukan keamanan Israel.

Kompleks Masjid Al-Aqsa lalu di buka kembali ke Minggu (16/7) saat setempat. Tetapi benturan selalu berlangsung diluar kompleks Masjid Al-Aqsa, pada pasukan keamanan Israel dengan warga Palestina. Benturan paling baru pada Kamis (20/7) melukai sekurang-kurangnya 50 warga Palestina. Bahkan juga yang paling baru, tiga warga Palestina dilaporkan tewas dalam benturan di Kota Tua, Yerusalem.