SHARE

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menyebutkan, PDI Perjuangan tidak berasumsi langkah politik yang di ambil Partai Amanat Nasional (PAN) jadi masalah.

Dalam banyak hal, PAN pilih langkah politik berlainan dari pemerintah serta partai-partai koalisi pendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Pemerintah, kata Andreas, selalu jalan dengan atau tanpa ada PAN di kabinet.

” Pemerintah juga akan jalan selalu dengan atau tanpa ada PAN. Serta ini bukanlah masalah pemerintah atau PDI-P, ” kata Andreas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/7/2017).

Meskipun demikian, tempat PAN yang sekarang ini masih tetap ada di deretan partai pendukung pemerintah tidak dipandang jadi batu ganjalan dalam sistem konsolidasi partai pendukung.

Andreas memiliki pendapat, hal semacam ini terkait dengan prinsip.

Mengenai berkaitan tempat menteri dari PAN, menurut Andreas, adalah lokasi kewenangan Presiden Joko Widodo.

” Itu lokasi Presiden. Tak ada yang memaksa dia tetaplah di kabinet serta masih tetap ada yang lebih kompeten untuk tempat itu, ” kata Anggota Komisi I DPR itu.

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto menyatakan partainya tetaplah mensupport pemerintah walau tidak sepaham masalah RUU Pemilu.

Yandri mengatakan, bukanlah bermakna PAN mesti satu nada dengan pemerintah serta partai pendukungnya.

” PAN mensupport pemerintah namun bukanlah bermakna dibarter dengan UU Pemilu, ” tutur Yandri didapati di Karawaci, Tangerang, Sabtu (22/7/2017).

Disamping itu, diambil dari berita Kompas TV, Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais malah merekomendasikan supaya PAN menarik menterinya, Asman Abnur dari kabinet.

” Saya saran agar Asman Abnur keluar dari kabinet. Titik, ” kata Amien.