SHARE

Kediri – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri berhasil menangkap tiga pengedar sabu-sabu. Dua salah satunya pegawai honorer BPPKAD Kota Kediri. Mereka yaitu WP Mahasiswa, RK pegawai honorer serta CF Satpam Badan Pendapatan Pengelolaan serta Aset Daerah (BPPKAD).

Ketiganya tetap dalam kontrol serta pengembangan petugas. Ketiganya berhasil diamankan waktu lakukan transaksi narkoba di Jalan PK Bangsa Kota Kediri, Selasa (18/7/2017).
Semulan RK serta CF dibekuk waktu di halte bus sisa depan kantor Dinas Perhubungan.

” Dari ke-2 aktor ini kita amankan sabu seberat 0, 75 gr yang disimpan di dua klip plastik, ” tutur Kepala BNN Kota Kediri, AKBP Likik Dewi Indarwati waktu mengadakan jumpa pers, Kamis (20/7/2017)

Dari pengembangan dua tersangka, nama WP satu diantara mahasiswa Kota Kediri jadi pengedar barang haram itu. Tujuh paket sabu siap edar seberat 5, 58 gr dibungkus plastik klip, juga berhasil diamankan petugas dari WP.

Terkecuali sabu, petugas juga mengamankan tanda bukti ATM Mandiri, ATM BRI, KTP, SIM C, uang Rp 1. 160. 000, 1 unit HP Samsung, 1 set alat hisap, 2 alat timbang digital, 3 butir pil Dextro serta pil dobel L sejumlah 4. 650 butir.

Kepala BNN Kota Kediri AKBP Lilik Dewi Indarwati memaparkan hasil assesment sesaat. ” Berdasarkan Hasil tes urine, WP positif sabu serta ganja, sedang RK serta CF positif sabu. Untuk ke-3 aktor ini masih tetap selalu kita kembangkan, ” tuturnya.

Ketiganya sudah menyalahgunakan peredaran narkotika kelompok 1, ke-3 tersangka tidak mematuhi UU Narkotika No 35 th. 2009 Pasal 112 ayat 1, Pasal 114 ayat 1 serta Pasal 127 ayat 1 huruf a dengan ancaman hukuman paling singkat 4 th. penjara.