SHARE

Jakarta – Tim Polrestro Bekasi membuka delapan masalah narkotika sepanjang Juli 2017. Dari delapan masalah itu, satu diantara modus yang tersingkap yaitu transaksi sabu di pot bunga.

” Modusnya beberapa macam, satu diantara yang menarik ada modus transaksi narkoba di pot bunga, ” tutur Kapolrestro Bekasi Kombes Asep Adi Saputra, Kamis (20/7/2017).

Asep menyebutkan modus ini dikerjakan pengedar serta konsumen dengan transaksi tidak berjumpa. Konsumen pesan narkoba lewat handphone pada tersangka pengedar.

” Lalu kelak janjian di satu tempat, lantas pengedar menyimpan barangnya di pot bunga, yang lalu dilanjutkan pembayaran lewat transfer ATM, ” tuturnya.

Dari delapan masalah narkotika ini, Polrestro Bekasi menangkap 12 orang tersangka. Masalah ini masih tetap selalu diperkembang untuk penyidikan kelanjutan.

” Untuk barang buktinya ada 589, 9 gr ganja serta 112, 68 gr sabu, ” paparnya.

Beberapa tersangka di tangkap di delapan tempat berlainan, salah satunya di Jl Underpass Tambun Selatan, Kampung Ciketing, Kelurahan Bahagi Babelan, Kampung Kaliabang Nangka Bekasi Utara, Desa Sumberjaya, serta Cikarang Barat.

” Rata-rata pekerjaan tersangka yaitu karyawan swasta. Levelnya ada yang pengguna, kurir, serta pengedar, ” sebut Asep.

Dia menyatakan, pihaknya memiliki komitmen memberantas peredaran narkotika di lokasi Kabupaten Bekasi.

” Sesuai sama arahan Kapolri, kami juga akan bertindak tegas pada beberapa pengedar, terlebih yang lakukan perlawanan pada petugas, ” katanya.

Baca Juga  BNN Kab Pasuruan Masih Sosialisasi Terkait Belum Terberantasnya Narkoba