SHARE

Pekanbaru – Trido Setia Tama (22) pemuda asal Pekanbaru diketemukan tewas mengapung di sungai Kampar, di Desa Maringin, Kecamatan Kuok, Kampar, Riau. Satu hari terlebih dulu, korban di ketahui berenang di sungai itu.

” Jasad korban barusan pagi jam 08. 00 WIB mengapung di sungai yang diketemukan warga dengan tim SAR terbagi dalam BPBD, Polsek, Tagana, Basarnas. Tempatnya tidaklah terlalu jauh waktu korban tempo hari berenang, ” kata Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto pada wartawan, Senin (24/7/2017).

Deni menerangkan, jasad korban telah dievakuasi tim SAR serta dibawa ke Puskesmas di Kuok. Tetapi, pihak keluarga menampik dikerjakan autopsi serta mengakui telah mengikhlaskan peristiwa itu.

” Jasad korban telah diserahkan ke pihak keluarganya yang datang dari Pekanbaru, ” kata Deni.

Disamping itu, Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Daren Maysar memberikan, korban awalannya berenang dengan beberapa rekannya pada Minggu (23/7) siang. Korban dengan 14 partnernya sekali lagi berekreasi di lokasi sungai Kampar yang tidak jauh dari waduk PLTA Koto Kampar.

Sekitaran jam 13. 45, korban berenang menyeberangi sungai sendirian. ” Sesudah menyeberang sungai serta berjumpa rekannya, dia mengajak supaya rekannya itu turut berenang dengannya. Ajakan untuk menyeberangi sungai itu tidak diterima, ” kata Daren.

Karena partnernya tak ada yang ingin menyeberangi sungai, lanjut Daren, pada akhirnya korban nekat kembali untuk berenang menyeberangi sungai.

” Waktu tempat korban di dalam sungai, mendadak korban berteriak memohon tolong. Kemudian, korban segera tidak terlihat karna terikut arus sungai, ” kata Daren.

Ketahui korban terbenam, kata Daren, partnernya lalu memohon tolong ke warga. Dari sana warga juga melapor ke pihak kepolisian.