SHARE

JAKARTA — Pengamat sepak bola nasional, Yusuf Kurniawan menilainya kemampuan perwasitan Tanah Air pelu dibenahi. Ia memiliki pendapat, telah waktunya pertandingan liga dalam negeri memakai tehnologi Video Assistant Referee (VAR). ” Kita mesti mengambil langkah maju ke depan. Dengan buka wacana untuk VAR, juga penting untuk menganulir beberapa ketentuan wasit yang ngawur, ” kata Yusuf waktu dihubungi Republika, Selasa (11/7).

Ia menyebutkan, wacana itu mulai sejak satu tahun lebih lantas telah terdengar. Tetapi, sampai sekarang ini belum juga terealisasi. ” Dari dahulu dari jaman PT Liga wacana ingin mengaplikasikan tehnologi, namun hingga saat ini mana? Sesaat wasit kita mutunya downgrade banget, bila tidak dibantu dengan elemen beda serta orangnya ini-ini selalu, ” papar Yusuf.

Ia menyatakan, level satu pertandingan tampak dari kepemimpinan pengadil. Dalam visi meningkatkan sepak bola yang bersih serta bermartabat, PSSI menurut dia butuh memperhitungkan hal semacam ini.

Sampai kini, wasit yang dapat dibuktikan bersalah cuma disanksi tidak bisa memimpin empat sampai lima pertandingan. Menurut dia hal tersebut tidak memberi dampak kapok sampai hasilkan mental yang tambah baik.

Ia juga mendorong supaya di partai-partai besar yang punya potensi mengundang apresiasi pemirsa berlebihan, butuh menggunakan layanan wasit asing. Pasalnya, menurutnya orang luar bebas dari kebutuhan serta grup apapun dalam sepak bola Tanah Air.