SHARE

Pemerintah Kota Medan menertibkan serta membongkar semua papan reklame punya masalah yang berdiri di 13 ruas jalan terlarang Kota Medan. Ini dikerjakan untuk membenahi muka Kota Medan.

“Seluruh papan reklame liar ataupun ilegal juga akan kita tertibkan semuanya. Kita juga akan membuat revisi perda. Pada semua yang memiliki papan reklame punya masalah untuk membongkar sendiri sebelumnya kita bongkar. Penertiban ini tak ada limit saat, pembongkaran selalu dikerjakan! ” kata Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution, Senin (10/7/2017).

Akhyar menerangkan, beberapa yang memiliki papan reklame sudah diberitahu hingga kesempatan ini tak ada toleransi sekali lagi. “Sudah sangat lama kita beri toleransi, jadi tak ada toleransi sekali lagi. Terlebih yang dibangun di 13 ruas jalan terlarang, kita bongkar tanpa ada pandang bulu! ” tegasnya.

Beberapa puluh petugas tampak turunkan belasan papan reklame di seputaran Jalan Sisingamangaraja serta Jalan Rahmatsyah. Terkecuali memakai mobil crane, penertiban ini di dukung alat berat dan mesin las punya Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan.

Papan reklame mulai punya supermarket, tempat tinggal makan, ataupun hotel yang dapat dibuktikan berdiri tanpa ada izin jadi rongsokan sesudah dibongkar. Ia menyebutkan, yang memiliki tempat tinggal makan serta swalayan pernah memohon penertiban dipending, tetapi tidak diterima Satpol PP.

Kasatpol PP Kota Medan, M Sofian menyebutkan, prosesi penertiban mengakibatkan terganggunya kelancaran arus jalan raya. Karena itu, penertiban reklame memiliki ukuran besar dipending.

” Terkecuali juga akan melumpuhkan arus jalan raya, material papan reklame di kuatirkan jatuh serta menerpa kendaraan atau orang yang melintas di bawahnya. Pembongkarannya juga akan kita kerjakan malam hari, ” ucap Sofian.

Terlebih dulu, selesai memimpin rapat pelajari persiapan akhir pada Jumat (7/7/2017), Sofian menyebutkan, papan reklame yang dibongkar yaitu yg tidak mempunyai izin serta tidak mematuhi izin di 13 ruas jalan.

Penertiban juga akan berjalan mulai Senin hingga Jum’at (14/7/2017). Ke-13 jalan yang telah ditetapkan itu ada di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Medan Petisah, Medan Kota, Medan Timur serta Medan Barat.

Penertiban dikerjakan pada siang hari mulai selama Jalan Jendral Gatot Subroto, simpang tugu SIB hingga ke sekolah Panca Budi serta sekitaran Jalan Sekip. Di Kecamatan Medan Kota, penertiban diawali selama Jalan Sisingamangaraja serta Jalan Halat.

Lalu selama Jalan Gaharu, Jalan Jawa (Jalan Irian Barat), Jalan Prof HM Yamin serta di Jalan Cemara, untuk Kecamatan Medan Timur. Paling akhir, untuk Kecamatan Medan Barat, selama Jalan Balaikota, Jalan Putri Hijau, Jalan Adam Malik lantas Jalan Guru Patimpus.

” Untuk awal, kita kerjakan penertiban di empat kecamatan, lalu dilanjut di 17 kecamatan yang lain. Sekarang ini, cukup banyak pendirian reklame di beberapa jalan Kota Medan, butuh kita tertibkan jadi penegakan Perda Kota Medan mengenai Reklame, ” tutupnya.