SHARE

Kawanan perampok yang sejumlah lebih kurang tujuh orang menyatroni SMK Bina Karya 2 Karanganyar, Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (20/7/2017) awal hari.

Aktor yang memakai senjata tajam serta benda serupa pistol itu menjarah seisi sekolah sesudah menyekap empat orang penjaga malam yang tengah bertugas di sekolah kejuruan terkenal itu.

Menurut satu diantara penjaga malam, Didi Efendi (33), beberapa aktor masuk dengan mendadak lewat jendela mushala, di mana saksi serta satu partnernya tengah beristirahat.

Sesudah menyekap serta mengikat ke-2 penjaga malam di mushola, aktor bergerak menebar untuk melumpuhkan dua penjaga malam beda yang tengah bertugas di ruangan guru serta ruangan kepala sekolah.

“Kami tidak dapat banyak berbuat karna diancam memakai golok serta benda mirip pistol. Mereka (perampok) mengikat tangan, kaki, serta tutup mata kami dengan lakban, ” tuturnya.

Didi mengungkap, dia baru bisa melepas ikatannya sekitaran jam 02. 30 WIB. Dia lalu melaporkannya ke Polsek Karanganyar sesudah menolong melepas ikatan rekan-rekannya.

“Waktu saya terlepas ikatan, rampoknya telah kabur, ” katanya.

Waktu di konfirmasi, Kapolsek Karanganyar AKP Mawakhir menjelaskan, beberapa perampok berhasil membawa barang-barang elektronik punya sekolah berbentuk laptop, layer LCD, camera DSLR dengan jumlah kerugian lebih kurang Rp 10 juta.

Hingga sekarang ini, pihaknya masih tetap selalu lakukan penyelidikan untuk membuka tindakan perampokan yang disangka dikerjakan oleh sekolompok profesiaonal. Terkecuali info korban, beberapa alat bukti yang mungkin saja ketinggalan seperti jejak sepatu, sidik jari, sampai rekaman CCTV tengah dihimpun.

“Kami mengira aktor yaitu jaringan antar kota serta telah profesional, ” katanya.