SHARE

Menteri Rencana Pembangunan Nasional/Kepala Tubuh Rencana Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang PS Brodjonegoro memprediksi, sejumlah 400. 000 pegawai negeri sipil (PNS) pusat akan turut ” diangkut ” bila perpindahan pusat administrasi pemerintahan direalisasikan.

Beberapa ratus ribu PNS itu sekarang ini bertugas di beberapa Kementerian/Instansi di Jakarta.

” Plus keluarganya. Bila satu orang PNS serta keluarganya empat, bermakna 1, 6 juta. Jadi, bila geser, ada kota baru dengan masyarakat 1 juta-1, 6 juta, ” kata Bambang, waktu rapat kerja dengan Komisi XI DPR-RI, Selasa (11/7/2017).

Dengan perkiraan jumlah penghuni baru sejumlah itu, menurut Bambang, ukurannya telah cukup untuk jadi kota mandiri.

Terkecuali mengubahkan kantor-kantor service pemerintahan, pemerintah akan mengubahkan kantor-kantor instansi tinggi negara.

” Jadi, tidak cuma (kantor) pemerintah, namun juga DPR, yudikatif, Mahkamah Agung. Itu juga akan jadi sisi dari ibukota, ” kata dia.

” Sama dengan Washington DC, kongresnya berada di situ. Parlemen Australia ada juga di Canberra, ” lanjut bekas Menteri Keuangan itu.

Disamping itu, Jakarta tetaplah jadi pusat usaha, pusat perdagangan, serta pusat layanan keuangan.

Untuk lakukan kajian perpindahan pusat administrasi ini, Bambang mengatakan, diperlukan penambahan biaya sebesar Rp 7 miliar.

Dana yang dipunyai Bappenas, Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat, dan Kementerian Agraria serta Tata Ruangan untuk lakukan kajian perpindahan yang komprehensif masih tetap begitu terbatas.