SHARE

Florida – Sejumlah 80 pengunjung Panama Beach City, Florida, bahu membahu menyelamatkan orang yang hampir terbenam. Langkahnya, dengan membuat rantai manusia.

Seperti dikabarkan BBC, Rabu (12/7/2017), awalannya, dua anak Roberta Ursey, Noah (11) serta Stephen (8) terjerat di dalam laut saat bermain papan luncur boogie board pada Sabtu 8 Juli 2017.

Mendengar dua anaknya berteriak minta tolong, Ursey segera hampiri. Tetapi, alih-alih menyelamatkan mereka, ia malah turut terjerat di dalam gelombang ganas.

Seseorang keponakan yang berumur 27 th., ibu Ursey yang berusia 67 th., juga suaminya (31) juga jadi korban waktu berupaya membantu. Juga dengan empat perenang beda yang berusaha memberi pertolongan.

Keseluruhan, ada 10 orang yang terjerat di dalam laut — delapan orang dewasa, serta dua anak-anak. Mereka telah berjuang keras menyelamatkan diri, tetapi tidak kunjung berhasil.

Tidak ada penjaga pantai yang berjaga saat itu, sesaat aparat yang berada di sana pilih menanti kapal penyelamat datang.

Beberapa orang yang berada di pantai sekalipun tidak miliki perlengkapan penyelamat. Mereka cuma miliki boogie board, papan luncur, kaki, juga tangan.

Beberapa pengunjung tidak menginginkan beberapa korban menanggung derita lebih lama. ” Mari bentuk rantai manusia, ” teriak mereka.

Awalannya cuma lima relawan yang bersedia membuat rantai manusia, lalu jadi bertambah jadi 15. Waktu usaha itu tidak kunjung berhasil, semakin banyak orang yang gabung sampai jumlahnya menjangkau 80 orang — sebagian dari mereka bahkan juga tidak dapat berenang.

Jessica serta Derek Simmons lalu berenang melawan ombak menuju keluarga Ursrey.

” Saya berenang sampai ujung rantai manusia. Saya memberikan keyakinan diri kalau saya yaitu perenang yang baik, ” kata Jessica Simmons pada News Herald.

Pertama-tama, pasangan itu menyelamatkan anak-anak. Noah serta Stephen ditarik ke rantai manusia yang terbentuk, yang dengan estafet mengangkat mereka sampai ke pantai.

Waktu Jessica Simmons mencapai Roberta Ursrey, ibu berumur 34 th. itu telah kepayahan.

” Awalannya kupikir saya juga akan mati, ” kata Ursrey. Ia pernah pingsan waktu itu. Waktu sadarkan diri diatas hamparan pasir, ia mendengar nada teriakan.

Seorang berteriak kalau ibunya, Barbara Franz, yang masih tetap berada di tengah laut, terkena serangan jantung.

Perempuan sepuh itu pernah menyerah, menyebutkan pada beberapa penyelamatnya untuk ‘membiarkannya pergi’ serta menyelamatkan diri mereka sendiri.

Tetapi, beberapa orang berhati mulia itu tidak patah arang. Rantai manusia semakin jadi membesar. ” Mereka mengkaitkan tangan serta lengan untuk membantu, ” kata Ursey.

Sepanjang sekitaran sejam sesudah usaha penyelamatan dikerjakan, semuanya korban berhasil ditarik ke pantai. Barbara Franz, nenek yang terkena serangan jantung segera diberi pertolongan CPR. Saat ini, ia dirawat dirumah sakit.

” Saya begitu bersukur… Beberapa orang itu yaitu malaikat dari Tuhan yang ada ditempat serta saat yang pas. Saya serta keluarga berutang nyawa pada mereka. Tanpa ada mereka, kami akan tidak selamat, ” tutur Ursey.

Ditempat terpisah, Jessica Simmons juga terasa bersukur, usaha penyelamatan yang dikerjakan berhasil.

” Lihat beberapa orang dari beragam ras serta type kelamin, ikhlas berkorban untuk menolong orang asing yaitu hal yang begitu menarik! Mereka bahkan juga tidak mengetahui keduanya tetapi sama-sama bergandengan tangan, masuk ke air untuk menolong, ” kata dia.