Mahasiswa KKN Undip Dampingi Budidaya Sayuran Pada Kelompok Usaha Bersama Kadirejo Milenial Agraris, Kabupaten Semarang

Avatar photo
Mahasiswa KKN Tematik 146 Undip bersama anggota KUBE KERIS bahu-membahu dalam proses pengolahan tanah dan penanaman benih kangkung di Desa Kadirejo.

NASIONALISME.NET, Kabupaten Semarang — KKN Tematik 146 Undip melakukan pendampingan pengembangan sektor pertanian pada Kelompok Usaha Bersama Kadirejo Milenial Agraris (KUBE KERIS) Desa Kadirejo, Kabupaten Semarang pada Februari- Mei 2026.

Kegiatan budidaya ini diawali dengan persiapan lahan yang akan digunakan untuk penanaman kangkung. Mahasiswa KKN Undip bersama anggota kelompok membersihkan area lahan dari gulma dan sisa tanaman agar kondisi tanah siap untuk ditanami. Setelah itu, dilakukan pengolahan tanah dan pembuatan bedengan sederhana untuk mempermudah proses penanaman serta perawatan tanaman kangkung kedepan.

Setelah lahan siap untuk budidaya, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman benih kangkung secara langsung pada bedengan yang telah dibuat. Penanaman dilakukan secara merata dengan memperhatikan jarak tanam agar pertumbuhan tanaman dapat berlangsung dengan optimal.

Dalam proses pendampingan, mahasiswa KKN Undip juga membantu anggota kelompok dalam melakukan penyiraman dan pemberian pupuk dasar guna mendukung pertumbuhan tanaman kangkung. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana praktik bersama mengenai cara perawatan tanaman, seperti menjaga kelembapan tanah, membersihkan gulma, dan melakukan pemantauan terhadap hama maupun penyakit tanaman.

Kegiatan penanaman kangkung ini mendapatkan respon positif dari anggota Kelompok Usaha Bersama Kadirejo Milenial Agraris (KUBE KERIS) karena dinilai bermanfaat dan mudah diterapkan dalam kegiatan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan lahan yang tersedia untuk budidaya sayuran yang bernilai ekonomis serta memiliki masa panen yang relatif singkat.

Hasil dari budidaya kangkung tersebut kemudian dimanfaatkan dan dijual dalam lingkup kecil oleh anggota kelompok kepada masyarakat sekitar. Penjualan dilakukan secara sederhana, baik kepada tetangga maupun di lingkungan sekitar. Meskipun masih dalam skala kecil, kegiatan ini diharapkan dapat membantu menambah pemasukan kelompok serta menjadi langkah awal dalam mengembangkan usaha sayuran yang lebih berkelanjutan.

Momen kebersamaan Tim KKN Tematik 146 Universitas Diponegoro dengan anggota Kelompok Usaha Bersama Kadirejo Milenial Agraris (KUBE KERIS) menjual hasil praktik penanaman.

Melalui program KKN ini, mahasiswa tidak hanya melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan kerja sama dengan anggot kelompok. Pendampingan penanaman kangkung secara konvensional diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan dan menjadi salah satu upaya dalam mendukung kegiatan usaha masyarakat di bidang pertanian.

Editor: Hafizh Abqori, Tim NASIONALISME.net