SHARE

Jakarta – Sarifuddin (40) bukanlah korban pertama yang tewas dimangsa buaya di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Mulai sejak 2012, paling tidak ada lima warga yang tewas di lokasi itu.

” (Di Sungai Lempake) ada 2 manusia terserang buaya, yang pertama pada th. 2015 korban atas nama La ode serta pada th. 2017 korban atas nama Sarifuddin, ” kata Kapolres Berau AKBP Andy Ervyn waktu dihubungi, Kamis (20/7/2017) malam.

Disamping itu di Sungai Tabalar, ada tiga warga Kampung Tabalar Muara yang tewas terserang buaya. Fendi (17) pada 2012, Patang (11) pada 2014 serta Banddu (54) pada 2016 kemarin.

” Semuanya korban wafat dunia, ” tutur Andy.

Andy memberikan, pihak Polsek telah mengimbau warga untuk siaga pada serangan buaya waktu bekerja di sungai.

Sarifuddin (40) dimangsa buaya waktu tengah mandi di Sungai Lempake, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Terakhir, buaya yang memangsa itu kembalikan beberapa jasad Sarifuddin. Pawang buaya dimaksud mempunyai andil dalam momen ini.

” Orang-orang menyebut pawang buaya serta korban diantar oleh buayanya, ” tutur Andy Ervyn, Kamis (20/7).

Pernah mengedar di sosial media, satu video memperlihatkan buaya membawa korban ke pinggir sungai. Buaya itu membawa jasad korban dengan diselipkan di mulutnya.

Baca Juga  Setelah 'Diminta' Pawang, Buaya Bawa Pulang Jasad Sarifuddin