SHARE
Agung Laksono
Agung Laksono

Agung Laksono dan kawan-kawan dari kepengurusan Partai Golkar Munas Ancol mestinya bersikap legowo. Mereka harus turut menumbuhkan suasana kondusif dalam upaya menciptakan kedamaian dan persatuan Partai Golkar yang sebenar-benarnya.

Oleh karena itu, Agung Laksono dan loyalisnya mestinya siap untuk menghadiri rapat pimpinan nasional (rapimas) Partai Golkar yang digelar Sabtu-Minggu (23-24/1) ini di JCC, Senayan. Jika dikehendaki bersama rapimnas tersebut bisa saja menjadi musyawarah nasional (munas) rekonsiliasi.

Kemungkinan digelarnya “munas bersama” tersebut sudah dijajaki oleh Tim Transisi Golkar yang dibentuk oleh Mahkamah Kehormatan Partai Golkar. Seperti diketahui, Wapres Jusuf Kalla yang juga sesepuh Golkar, ditunjuk menjadi ketua tim ini, dengan mantan presiden BJ Habibie sebagai pelindungnya.

Tim Transisi ini beranggotakan Ginandjar Kartasasmita, Emil Salim, Abdul Latief, Siswono Yudo Husodo, Akbar Tandjung, Theo L Sambuaga, Sumarsono, serta Aburizal Bakrie dan Agung Laksono.

Tim Transisi Golkar berencana menggelar rapat perdana, Jumat malam. Rapat ini membahas persiapan munas bersama Golkar.

Agung Laksono memastikan akan hadir pada rapat Tim Transisi ini. Rapat tersebut rencananya akan digelar mulai pukul 20.00 WIB di kediaman Jusuf Kalla di Jl Brawijaya, Jaksel. BJ Habibie direncanakan akan hadir.

JK yang menjabat Ketua Tim Transisi belum mau mengungkap materi yang akan dibicarakan malam nanti. Dia hanya memastikan materinya soal persatuan Golkar.

“Lagi diatur untuk silaturahim, duduk bicara apa yang akan dilakukan untuk mempersatukan Golkar,” kata JK di kantor Wakil Presiden, Jumat (22/1) sore.