SHARE

Jakarta- Abu Ya’la al-Mushili sempat mengemukakan kisah dari Anas bin Malik yang mengatakan, saat Rasulullah SAW tidak menjumpai seseorang dari sahabatnya sepanjang tiga hari, beliau menanyakannya pada teman dekat yang beda.

Bila sahabatnya itu melancong jauh serta tidak di ke tahui beritanya, beliau mendoakannya (supaya di beri keselamatan). Jika wafat da lam peperangan (mati syahid) jadi beliau berkunjung ke keluarganya. Apabila sahabatnya itu sakit, beliau menjenguknya.

Hadis ini akan menyatakan pada kita kalau diantara keharusan Muslim pada Muslim yang beda yaitu memerhatikan keadaan saudaranya seiman, bertanya beritanya.

Bentuk perhatian seperti ini akan membuat kehidupan orang-orang serasi, sama-sama perduli, sama-sama bekerja bersama, sama-sama menolong antarsesama, gotong royong, serta beragam bentuk kebaikan yang lain. Bentuk perhatian seperti ini dapat juga mengebiri sifat serta sikap negatif yang dapat keluar di orang-orang.

Rasulullah SAW sempat bersabda, Siapa saja yang berdoa untuk kebaikan saudaranya, jadi Malaikat yang diutus spesial oleh Allah berkata : Aamiiin! Serta mudah-mudahan Allah memberi kebaikan yang sama juga dengan yang kamu doakan untuk saudaramu. (HR Muslim).

Bila sahabatnya wafat dalam peperangan, beliau menghibur keluarganya, memberikannya berita senang kalau orang yang mati syahid akan memperoleh surga. Apabila diantara keluarga yang ditinggalkannya ada anak yatim, beliau memikulnya atau menyuruh sahabatnya yang beda untuk memikulnya.

Bahkan juga saat istri yang ditinggalkannya usai waktu idahnya, beliau memohon salah seseorang dari sahabatnya untuk menikahinya supaya dapat melindungi kehormatannya serta jadi tulang punggung keluarganya. Apabila sahabatnya itu sakit, beliau menjenguknya.

Abu Ya’la al-Mushili sempat juga mengemukakan kisah dari Anas bin Malik yang mengatakan Rasulullah sempat menjenguk salah seseorang sahabatnya yang sakit serupa penyakit ayam (apa yang masuk dari mulutnya segera keluar utuh dari duburnya). Rasulullah ajukan pertanyaan, Apakah kamu sempat berdoa suatu hal atau minta suatu hal pada Allah? Orang itu menjawab, Saya sempat minta pada Allah, bila Engkau akan menyiksaku di akhirat jadi segerakan siksa itu didunia.

Baca Juga  Medsos Ormas yang Dibubarkan Tak Bisa di Blokir Menkominfo

Rasulullah bersabda, Mahasuci Allah! Kamu akan tidak sempat kuasa memikulnya, alangkah sebaiknya kamu berdoa : Wahai Tuhan kami berilah kami kebaikan didunia serta berilah kami kebaikan di akhirat dan jagalah kami dari api neraka. (HR Muslim).