SHARE

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengambil keputusan untuk keluar atau walk out dari pengambilan ketentuan tingkat II Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.

Rapat itu memutuskan berkaitan lima gosip krusial, terlebih berkaitan ketentuan presidential threshold yang pernah menyandera kajian RUU Pemilu.

Ketua DPP Bagian Politik, Hukum, serta Keamanan Almuzamil Yusuf menyebutkan, pihaknya sudah berupaya mengerti alasantasi pihak yang inginkan supaya presidential threshold ada di angka 20 % pencapaian kursi DPR atau 25 % nada nasional, seperti saran pemerintah.

” Tetapi, PKS akan tidak turut voting dalam gosip presidential threshold, kami memohon semuanya anggota menghormati sikap kami, ” kata Almuzamil.

” Kami akan tidak turut memutuskan voting dalam komunitas ini, ” ucap dia.