SHARE

Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menyatakan akan tetap berkontribusi pada partai berlambang pohon beringin itu meski tidak berniat lagi maju sebagai calon ketua umum.
ARB menyampaikan hal itu dalam pidato politiknya pada penutupan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar, Senin (25/1) malam di JCC, Senayan.

Saat ARB berpidato pada penutupan rapimnas itu, banyak pengurus daerah yang meneriakkan agar pria yang juga akrab disapa Ical itu tidak lantas meninggalkan Golkar.

Apa tanggapan ARB? “Oh, saya tidak akan meninggalkan Partai Golkar. Saya akan tetap bersama dengan saudara-saudara,” tegas ARB.

Dikemukakan oleh ARB, dia tidak akan melepas Partai Golkar yang telah dipimpinnya sejak 2009 dengan begitu saja.

Dia mencontohkan, bentuk kontribusi yang bisa dilakukannya setelah tidak lagi menjadi ketua umum adalah dengan tetap dapat memberikan masukan kepada ketua umum Golkar periode berikutnya atau pengurusan lainnya.

“Sampaikan salam saya kepada pengurus di daerah, kabupaten, dan kecamatan bahwa saya tidak akan meninggalkan Partai Golkar. Saya bisa memberikan ‎masukan-masukan ke pengurus yang terpilih nanti,” papar ARB.

Tak lupa, ARB pun kembali berpantun di hadapan para peserta rapimnas Golkar.

“Bila tiba datangnya malam, jangan mengeluh tentang gelapnya malam itu. Marilah kita nyalakan pelita ramai-ramai untuk menerangi malam itu,” begitu dilantunkan mantan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat tersebut.

Dalam pelaksanaan rapimnas, ARB digadang-gadang untuk menjadi calon Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar tahun berikutnya. Forum rapimnas pun memunculkan wacana untuk memperluas wewenang Dewan Pertimbangan melalui revisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Jika sebelumnya Dewan Pertimbangan hanya memberikan masukan, kini Dewan Pertimbangan diusulkan agar bisa mengambil keputusan. Terkait rencana itu, ARB tidak menolaknya karena semua tergantung pada keputusan pengurus daerah.