SHARE
ARB: Rapimnas Jalan Terus!
ARB: Rapimnas Jalan Terus!

Kepengurusan Golkar hasil Munas Bali memastikan, Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar yang akan diselenggarakan Sabtu-Senin, 23-25 Januari di JCC, Senayan.

“Kami jalan terus,” ujar Firman Subagyo, Ketua DPP Golkar hasil Munas Bali, Jumat (22/1) siang. Firman Subagyo mengulang penegasan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, tak boleh ada yang menghambat gelaran rapimnas ini. ARB menekankan, rapimnas harus jalan.

Terbetilk kabar, pengurus Golkar hasil Munas Ancol menolak hadir di rapimnas yang diadakan oleh kubu ARB ini. Akan tetapi, hal itu tidak dipedulikan oleh kubu Ical.

“Kalau Munas Riau, semuanya diundang. Soal nanti ada yang tidak hadir, itu hak dari mereka masing-masing,” jelas Firman Subagyo.

Firman memastikan bahwa kubu Agung Laksono yang merupakan pengurus hasil Munas Riau diundang. Tim Transisi yang dibentuk Mahkamah Partai Golkar juga diundang.

“Niatnya kan sudah baik. Kalau mereka tidak dateng, kita tetap jalan terus,” ujar Wakil Ketua Baleg DPR ini.

Pembukaan rapimnas dilakukan Sabtu malam, penutupannya Minggu malam.

Seperti diketahui, sejumlah pengurus Golkar hasil Munas Ancol memiliki jabatan di Munas Riau. Ketum Golkar hasil Munas Ancol, Agung Laksono sendiri merupakan Waketum versi Munas Riau.

Ketua DPP Golkar hasil Munas Ancol, Ace Hasan sebelumnya menyatakan bahwa kubu Agung tidak akan menghadiri Rapimnas esok hari.

“Saya pastikan bahwa DPP PG Munas Ancol tidak ada yang hadir,” kata Ace Hasan, Jumat.

Ace menegaskan bahwa kepengurusan Munas Riau sudah berakhir pada 31 Desember 2015 lalu. Dengan demikian, rapimnas itu tidak berlaku.

Kubu Munas Ancol juga berpegangan pada hasil Mahkamah Partai Golkar. Salah satunya soal pembentukan Tim Transisi.

“Kita akan konsisten dengan hasil mahkamah Partai Golkar yang telah menugaskan Tim Transisi untuk menyelenggarakan Munas yang demokratis, akuntabel, dan terbuka,” jelasnya.

Sebelumnya, Bendum Golkar, kubu Aburizal Bakrie, Bambang Soesatyo mengatakan, munas melalui Rapimnas ini adalah jalan keluar paling elegan untuk menyelesaikan konflik kepengurusan. Hal ini juga disebut sudah disampaikan Ical kepada Jusuf Kalla.

“Penyelenggara Rapimnas ini Munas Riau. Kalau ada keputusan menyelenggarakan munas, tergantung DPD I yang hadir. Maka kepanitiannya haruslah kepanitian dari (kepengurusan) Munas Riau, ada Ancol dan Bali,” ucap Bamsoet.