SHARE
Perombakan di Fraksi Partai Golkar
Perombakan di Fraksi Partai Golkar

Ada dua versi Munas yang sejauh ini bergulir di internal Partai Golkar untuk mencapai rekonsiliasi. Yakni, Munas bersama yang dirancang tim transisi dan Munas Luar Biasa (Munaslub) yang akan dihasilkan dari Rapimnas kubu Aburizal Bakrie.

Lalu munaslub mana yang dikehendaki oleh kubu Aburizal Bakrie, dari kepengurusan Golkar versi Munas Bali? Atau, munaslub yang disepakati kubu Agung Laksono, dari kepengurusan Golkar Munas Ancol?

ARB sudah pasti tak menghendaki munas atau munaslub oleh tim transisi. “Tak ada hubungannya dengan tim transisi,” tegas ARB.

“Enggak ada komunikasi dengan tim transisi. Kita jalan saja sesuai dengan yang ada. Sesuai kesepakatan saya dengan JK, Agung Laksono, diadakan rapimnas, lalu rapimnas menentukan kapan munas,” papar ARB, Senin di JCC.

Kesepakatan yang disebut ARB adalah yang skemanya pernah ditunjukkan oleh JK. Skema itu ditandatangani oleh JK, ARB dan Agung Laksono.

Rapimnas Golkar memang masih diwarnai dinamika soal jadi atau tidaknya munaslub. Namun, ARB masih optimistis munaslub bisa dilaksanakan karena pengurus daerah yang menolak pun akan menyerahkan keputusan seluruhnya kepada DPP.

“Semua kan menyerahkannya kepada DPP. Tentu DPP akan mendengarkan juga bagaimana suara dari mereka,” jelas ARB.