SHARE

Unit Narkoba Kepolisian Resor Nias, Sumatera Utara, menangkap terduga bandar ekstasi di satu diantara hotel melati di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Selasa (11/7/2017).

Dalam penangkapan itu, petugas mengambil alih tanda bukti 70 pil ekstasi.

Kapolres Nias AKBP Erwin Horja Sinaga, di Mapolres Nias, Gunungsitoli, Selasa, mengatakan, aktor berinisial S dengan kata lain Anto (41), warga Jalan BZ Hamid, Gang Seroja, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara.

Menurut Erwin, penangkapan berawal dari info dari orang-orang ada satu paket yang dikiriman oleh tersangka sendiri dari Medan. Terakhir di ketahui, paket itu diisi 70 pil ekstasi.

” Pengungkapan masalah ini jadi pengembangan penyelidikan ada peredaran narkoba type ekstasi di Kota Gunungsitol, ” terang Erwin.

Sejumlah 70 butir pil ekstasi itu, kata Erwin, juga akan diedarkan di Kota Gunungsitoli seharga Rp 150. 000 per butir. Disangka S adalah bibit bandar besar yang juga akan beroperasi di Kota Gunungsitoli.

” Kami masih tetap kembangkan selalu, namun peluang besar S ini yaitu bibit bandar yang juga akan berkembang disini, serta itu juga akan kita bumi hanguskan, ” tandasnya.

Dia menerangkan, 70 butir pil ekstasi itu di kirim ke Kota Gunungsitoli lewat jalur darat lewat ekspedisi untuk mengelabui petugas. Rutenya dari mulai Medan, Sibolga, sampai ke Kota Gunungsitoli.

” Tak ada perlawanan waktu kami tangkap. Tersangka ini dibawa ke Mapolres Nias untuk melakukan kontrol. Ada peluang kelak kita perdalam, ” tandasnya.

Sekarang ini, aktor masih tetap melakukan kontrol intensif di Mapolres Nias, serta atas tindakannya S juga akan dijerat Pasal 114 ayat 1 sub 112 ayat 1 dari UU RI Nomor 35 th. 2009 mengenai Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimum 5 th. serta atau seumur hidup.