SHARE

JAKARTA — Matanya yang berkaca-kaca mewakili hasrat Balqis (19) untuk dapat jadi hafiz Quran. Satu diantara santriwati Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Takhassus Bangun Reksa ini memanglah mempunyai tujuan menghafal Alquran 30 juz kurun waktu setahun.

Demikian mulia hasrat gadis belia ini, sebab hafalan Qur’an yang ia miliki dipersembahkan untuk ke-2 orangtuanya. Ia cuma menginginkan memperoleh ridho dari Sang Pencipta dengan berusaha mengabulkan harapan bapak serta ibunya.

“Mau cari ridho Allah, karna kan ridho Allah itu berada di orang-tua. Sedang orang-tua Balqis itu ingin miliki anak yang hafal Qur’an. Maka dari itu Balqis semangat ngafal Qur’an, ” katanya dengan senyum simpul serta mata yang masih tetap berkaca-kaca.

Sukai duka menghafal Qur’an juga dilewati santriwati yang datang dari Cilegon ini. Keadaan kesehatan Balqis memanglah yang paling lemah diantara beberapa rekannya satu pondok. Penyakit asmanya seringkali kambuh. Ia juga terserang asam lambung waktu mulai menghafal Qur’an.

“Sering sedih juga karna sakit-sakitan jadi ngerepotin rekan-rekan di pondok. Balqis hingga pernah digotong ke rumah sakit serta ke bidan karna asma. Kan jadinya ganggu mereka juga yang tengah ngafal, namun Balqis suka sekali disini rekan-rekan begitu baik, ” katanya.

Juga dengan beberapa keluarga yang tidak mendukungnya untuk mondok di pesantren. Sang nenek umpamanya menginginkan Balqis melanjutkan kuliah atau bekerja. Sesaat ke-2 orangtuanya yang menginginkan lihat Balqis hafal Qur’an juga pernah tidak tega waktu ketahui anaknya sakit-sakitan di pondok serta menyuruhnya pulang.

Tetapi, ujian itu tidak jadi penghambat Balqis untuk tetaplah semangat menjangkau tujuan 30 juz dalam setahun. Alhamdulillah, hafalannya saat ini telah menjangkau 17 juz. Balqis tetaplah mondok serta menghafal Qur’an di Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Takhasuss Bangun Reksa.

“Enggak nyangka telah tiba segini (17 juz) hafalannya. Karna dahulu megang Qur’an saja tidak sering. Balqis ingin beralih yang tambah baik sekali lagi. Mumpung orang-tua Balqis juga masih tetap ada, Balqis ingin untuk mereka suka, ” katanya.

Bila telah hafal 30 juz, Balqis menginginkan jadi guru tahfizh. Ia juga miliki yang diimpikan untuk kuliah di Univeritas Al Azhar, Mesir. Mari doakan serta dukung Balqis untuk menjangkau cita-citanya. Mudah-mudahan makin banyak generasi penghafal Qur’an seperti Balqis hingga dapat melanjutkan perjuangan dakwah Qur’an PPPA Daarul Qur’an untuk melahirkan makin banyak hafizh Qur’an. InsyaAllah, Aamiin.