SHARE

Masih ingat dengan jaksa Urip Tri Gunawan?

Urip Tri Gunawan, mantan jaksa Kejaksaan Agung yang menjadi terpidana suap Rp 6 miliar dari Artalyta Suryani, mendapatkan pembebasan bersyarat.

Urip dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, sejak Jumat, 12 Mei 2017.

Direktur Jendral Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia I Wayan Dusak mengatakan, Urip Tri Gunawan, mantan jaksa Kejaksaan Agung terpidana suap Rp 6 miliar dari Artalyta Suryani, mendapatkan pembebasan bersyarat. Urip dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, sejak kemarin, Jumat, 12 Mei 2017 setelah menjalani hukuman selama 20 tahun.

“Terlepas dari kontroversi, waktunya dia sudah bebas. Syarat-syaratnya juga sudah memenuhi,” kata Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), I Wayan Dusak, Minggu (14/5).

ayin
Artalyta Suryani alias Ayin

Urip divonis hukuman 20 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada 4 September 2008. Dia terbukti menerima uang terkait jabatannya sebagai anggota tim jaksa penyelidik perkara Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Bantuan itu diberikan pada Bank Dagang Nasional Indonesia milik Sjamsul Nursalim.

Dia tertangkap basah menerima suap senilai US$ 660 ribu setara Rp 6 miliar dari Artalyta Suryani (orang dekat Sjamsul Nursalim) pada 2 Maret 2008. Ia juga menerima suap dari mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Glenn Yusuf, melalui pengacara Reno Iskandarsyah, senilai Rp 1 miliar.

Senasib dengan Urip, Artalyta Suryani juga dihukum. Namun, Ayin, panggilan pengusaha asal Lampung yang menjadi kepercayaan Sjamsul Nursalim ini, hanya dihukum lima tahun. Pada 28 Januari 2011 Ayin keluar dari Lapas Tangerang.

Terkait dengan hukuman bagi jaksa Urip, di tingkat banding, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan vonis 20 tahun bui terhadap Urip pada 28 November 2008. Sedangkan Mahkamah Agung, pada 11 Maret 2009, menolak permohonan kasasi Urip.

Baca Juga  KPK Bikin Penasaran, Masih Belum Mau Umumkan Tersangka Baru Kasus SKL BLBI
sjam
Sjamsul Nursalim

Menurut MA, Urip telah berkomunikasi dengan Artalyta dan memberikan perlindungan kepada Sjamsul Nursalim saat penyidikan. Tindakan itu dinilai bertentangan dengan tugasnya sebagai jaksa yang seharusnya menyidik kasus itu.

Selama menjalani hukuman di bui, Urip beberapa kali mendapatkan remisi, diantaranya 2 kali remisi hari raya Natal. Urip mendapat remisi selama 4 bulan saat menghuni Lapas Klas I Cipinang. Setelah itu, ia pun mendapat kado remisi pada 2014 saat mendekam di Lapas Klas I Sukamiskin.

Urip Tri Gunawan yang ditangkap KPK pada Mei 2008 kini bisa menjadi pintu masuk bagi KPK untuk pendalaman penyidikan kasus Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI).

Pada penyidikan kasus SKL BLI ini KPK sudah menetapkan mantan Ketua BPPN Syafruddin Arsyad Tumenggung sebagai tersangka, karena memberikan SKL pada Sjamsul Nursalim.

syaf
Syafruddin Arsyad Tumenggung