SHARE

JAKARTA — Rapat Pansus RUU Pemilu tengah dibicarakan di Kompleks Parlemen, Senayan hari ini, Senin (10/7/2017).

Rapat Pansus ini di hadiri oleh perwakilan tiap-tiap Fraksi, Bawaslu, KPU serta Pemerintah untuk mengulas lima point krusial, diantaranya ambang batas presiden (presidential treshold), ambang batas parlemen (parliamentary treshold), district magnitude, system pemilu, serta cara konversi nada.

Pantauan Tribunnews. com, lebih dari dua jam berjalan Rapat RUU Pemilu, terhitung mulai sejak jam 11. 30 WIB sampai sekarang ini belum juga ada juga ketentuan tentang ke-5 point krusial.

Rapat pernah dijeda sepanjang satu jam dari jam 13. 00 hingga 14. 00 WIB.

Nyaris tiga jam rapat RUU Pemilu berjalan, tetapi masih tetap bergelut mengulas beberapa hal tehnis diluar lima point krusial, seperti pekerjaan peranan DKPP serta tindak pidana dalam pemilu.

Hal semacam ini mengingat pada pemerintah dengan masing masing fraksi miliki pandangan berbeda.

Ketua Pansus RUU Pemilu, Lukman Edy menyebutkan Rapat Pansus hari ini semakin banyak pada bagaimana caranya memutuskan, jadi belumlah ada ketentuan apakah system paket atau item per item.

” Belum juga.. belum juga, hari berikut. Berdiskusi, mencari titik temu bagaimana memutuskan. Kan masing masing gosip substansi telah memahami semuanya, ” pungkas Lukman.

Menurut dia, bila hari ini belum diraih ketentuan jadi juga akan dibutuhkan saat untuk lobi hingga 20 Juli kelak.

Baca Juga  Untuk Indonesia Hebat, NasDem Setuju Presidential Threshold 20%