SHARE

JAKARTA — Bank Indonesia serta Pemerintah merencanakan memohon Amanat Presiden pada Presiden Joko Widodo untuk memajukan gagasan penyederhanaan nilai mata uang jadi lebih kecil tanpa ada merubah nilai tukarnya atau redenominasi ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Bank sentral mengharapkan supaya mengajukan pembentukan RUU Redenominasi ini juga akan masuk ke DPR pada 16 Agustus yang akan datang.

Gubernur Bank Indonesia, Agus DW Martowardojo mengungkap, pihaknya sudah berdiskusi dengan Menteri Keuangan, Menteri Perekonomian, serta Menteri Hukum serta HAM untuk membahas tentang redenominasi dengan spesial dengan Presiden Joko Widodo.

” Kita juga akan memohon saat pada ayah Presiden, kita berharap ayah Presiden juga akan mensupport redenominasi mata uang. Bila kelak pemerintah sepakat juga akan diusulkan berbentuk Ampres (Amanat Presiden) untuk menyarankan kajian RUU Redenominasi Rupiah serta juga akan dibicarakan di DPR, ” tutur Agus DW Martowardojo waktu didapati di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Jumat (21/7).

Sekarang ini, bank sentral serta pemerintah masih tetap mendiskusikan segalanya berkaitan redenominasi. Agus mengharapkan mengajukan RUU Redenominasi ini bisa berjalan secepat-cepatnya, sesudah DPR akhiri waktu resesnya yang diawali pada 27 Juli yang akan datang serta disudahi pada 16 Agustus.

Pada paruh ke-2 2017 ini, masih tetap ada dua periode waktu sidang yaitu pada bln. Agustus – Oktober serta November – Desember. Dia mengharapkan redenominasi juga akan dibicarakan dalam waktu sidang periode Agustus – Oktober. ” Bila dapat sebelumnya 16 Agustus telah dapat usulkan ke DPR, kelak juga akan dibicarakan, ” katanya.

Terlebih mengingat ada undang-undang berkaitan anggota MPR, DPR, DPD serta DPRD (UU MD3) yang menyatakan kalau dalam satu waktu kerja tidak bisa mengulas lebih dari pada dua RUU. ” Namun bila kalau kita dapat usulkan redenominasi mata uang, serta mungkin saja di buat Pansus atau juga akan ada kekhususan karna RUU ini cuma ada 17 pasal, ini satu langkah strategis untuk Indonesia. Bila semua mensupport, 2017 ini usai, ” katanya.

Baca Juga  BI: Tingkat Konsumsi Lebih Rendah dari Perkiraan

Dengan support dari Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Koordinator Bagian Perekonomian Darmin Nasution, jadi sisi dari pemerintah, Agus mengharapkan Presiden Jokowi juga akan selekasnya memberi Ampres. Disamping itu dari DPR RI juga sudah menyongsong baik gagasan redenominasi mata uang.