SHARE

Wonosobo – Mbah Kandar dengan nama asli Iskandar (90) warga Desa Kali Lawang Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah itu miliki argumen sendiri. Dia tidak menghadap ke depan, tetapi malah menghadap ke belakang.

Argumennya yaitu agar tubuh tidak masuk angin. Dahulu sempat 2 x membonceng motor menghadap ke depan, tetapi malah lalu masuk angin.

Walau sekian anggota keluarganya terasa cemas lewat cara membonceng Mbah Kandar yang telah mengoleksi benda-benda antik serta hewan langka itu. Keluarga pernah mengingatkan supaya waktu membonceng sepeda motor tetaplah menghadap ke depan untuk keselamatan.

” Pernah dari keluarga mengemukakan supaya seperti orang biasanya waktu membonceng sepeda motor. Namun waktu dicoba hingga 2 x, pada akhirnya Mbah Kandar jadi masuk angin, ” ungkap Farhan, saudara Mbah Kandar.

Menurut dia keluarga mengakui cuma dapat pasrah serta mendoakan supaya selamat di jalan waktu melancong naik motor. Mbah Kandar sempat juga jatuh waktu membonceng sepeda motor. Tetapi, tetaplah tidak membuat kapok.

” Karna bila menghadap ke depan masuk angin, jadi tetaplah menghadap ke belakang walau pernah jatuh. Malah yang takut itu yang dimuka atau yang mengendarai motor yang lain, ” tuturnya.

Baca Juga  Merawat Neneknya, Dodi Reza Bercita-cita Jadi Polisi