SHARE

Seseorang bocah diketemukan dalam keadaan tidak bernyawa di sungai Padolo, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Nusa Teggara Barat, Kamis (20/7/2017).

Firdaus, bocah enam th. asal Lingkungan Sarata, itu disangka terbenam waktu mandi di sungai belakang tempat tinggalnya. Buah hati dari pasangan Samsudin serta Siti Maria itu pertama kalinya diketemukan oleh tetangganya sekitaran jam 09. 15 Wita.

Kepala Subbagian Humas Polres Bima Kota Ipda Suratno membetulkan ada peristiwa itu.

“Ya, memanglah benar. Korban diketemukan disungai belakang tempat tinggalnya, persisnya di RT 17, Kelurahan Paruga. Waktu diketemukan, korban dalam keadaan mengapung, ” ucap Suratno.

Selesai diketemukan kata Suratno, korban pernah dibawa ke puskesmas paling dekat untuk memperoleh pertolongan medis. Tetapi, pihak medis mengatakan kalau korban telah wafat sebagian jam sebelumnya dibawa ke puskesmas.

Suratno mengatakan, peristiwa itu berawal saat korban seseorang diri berpamitan dengan keluarganya akan mandi di sungai belakang tempat tinggalnya. Tetapi sebagian jam lalu, tetangganya lihat sesosok mayat bocah yang mengapung di sungai.

Ketahui peristiwa itu, saksi segera berteriak serta memohon tolong. Sesaat warga beda memberikan laporan ke orang-tua korban.

“Berdasarkan info saksi, korban telah punya kebiasaan mandi dengan kakaknya. Tetapi kesempatan ini, ia pergi mandi sendirian di sungai itu, ” kata dia.

Hasil info medis tidak diketemukan sinyal tanda kekerasan di badan korban.

“Diduga korban wafat karna terbenam. Orangtuanya juga tidak keberatan atas peristiwa itu. Waktu itu juga jenazah kita antarkan ke tempat tinggal duka, ” kata Suratno.