SHARE

Sebuah informasi mengejutkan disampaikan kepada Nasionalisme.net. Betapa tidak? Informasi tersebut adalah, bahwa Gamawan Fauzi sebenarnya sudah sejak bulan Desember 2016 akan ditetapkan sebagai tersangka dari kasus dugaan korupsi proyek e-KTP yang digagas kementeriannya tersebut.

Penetapan tersangka untuk Gamawan Fauzi tentu saja akan dilakukan oleh KPK, setelah lembaga antirasuah tersebut menyelidiki kasus ini semenjak beberapa tahun sebelumnya.

Mengapa hingga saat ini KPK belum menetapkan status tersangka tersebut kepada mantan Mendagri 2009-2014 itu? Salah satu jawabannya, karena KPK tampaknya ingin menghindari tingginya eskalasi politik mengingat kedekatan Gamawan Fauzi dengan Susilo Bambang Yudhoyono, yang selama 10 tahun sebelumnya memimpin negeri ini.

Dari proyek senilai Rp 5,9 triliun itu, status tersangka kemudian ditetapkan kepada dua anak buah Gamawan Fauzi. Dalam dunia kriminalitas, ini ibarat tukar atau ganti kepala. Status tersangka untuk Gamawan Fauzi dialihkan kepada dua anak buahnya di Kemendagri, yakni Irman, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), dan Sugiharto, Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Dukcapil.

fauzi3
Gamawan Fauzi saat memberikan kesaksian di sidang e-KTP

Sumber Nasionalisme.net mengungkapkan, dari kasus dugaan korupsi pada proyek e-KTP Kemendagri ini, keseluruhan proses penyelidikan KPK menghasilkan 24 ribu lembar berkas perkara pengadaan KTP elektronik 2011-2012.

Dari 24 ribu lembar berkas perkara tersebut kemudian dipadatkan menjadi 121 halaman. Itulah dakwaan untuk Irman dan Sugiharto.

Keseluruhan berkas perkara dari kasus dugaan korupsi pada proyek ini dibuat berdasarkan keterangan dari lebih 300 saksi, termasuk Mohammad Nazaruddin yang sudah menjadi whistleblower kasus ini. Dari nyanyian mantan bendahara umum Partai Demokrat itu pula nama Gamawan Fauzi mulai dibidik.

Nama Gamawan Fauzi juga sudah disebut-sebut dari keterangan yang disampaikan Andi Narogong saat masih dalam pemeriksaan KPK.

Baca Juga  Gamawan Fauzi Wajib Diperiksa Lagi

Saat dimintai keterangannya oleh penyidik KPK, beberapa bulan lalu, Gamawan Fauzi sudah membantah kedekatannya dengan Andi Narogong, sebagaimana disampaikannya kepada media pada foto di atas.

Saat dihadirkan sebagai saksi di persidangan untuk Irman dan Sugiharto, Gamawan Fauzi keukeuh tidak menerima sepeser pun duit e-KTP.