SHARE

Anak-anak korban kebakaran di Pasar Gaplok, Senen, Jakarta Pusat, memerlukan peralatan sekolah. Mengenai kebakaran di tempat itu berlangsung pada Sabtu (8/7/2017), serta menghanguskan beberapa puluh tempat tinggal dan beragam peralatan sekolah anak-anak.

Pada Senin (10/7/2017) besok, libur Lebaran selesai serta aktivitas belajar di sekolah kembali diawali.

Waktu terlibat perbincangan dengan Kompas. com, Minggu (9/7/2017) siang, Karwati (37), RT 02 RW 01 menyebutkan waktu kebakaran berlangsung tak ada satupun barang yang dapat diselamatkan. Termasuk juga baju dan peralatan sekolah anak-anaknya yang masih tetap kelas II serta VI sekolah basic.

Waktu kebakaran berlangsung, Karwati tidak dapat menyelamatkan barang bernilai di tempat tinggalnya karna tengah tidur dengan anak-anaknya di kamar sedang suaminya masih tetap bekerja.

” Semua habis, terbakar semua. Hanya pakaian yang saya rendam saja masih tetap tersisa. Pakaian anak-anak habis semuanya, ” tutur Karwati.

Karwati mengemukakan, pada Sabtu pagi dia telah mempersiapkan peralatan sekolah anak-anaknya seperti seragam sekolah, buku, tas serta sepatu.

” Namun habis semuanya, bagaimana sekali lagi, ” tutur Karwati dengan mata berkaca-kaca.

Berdasar pada data RT setempat, ada 41 tempat tinggal yang terbakar dan 300 jiwa mesti mengungsi. Untuk sesaat, semua warga korban kebakaran diungsikan ke tenda-tenda yang dibangun Dinas Sosial DKI dan beberapa instansi kemanusiaan yang lain.

Mengenai anak-anak korban kebakaran Pasar Gaplok yang memerlukan peralatan sekolah terbagi dalam 40 anak, yakni 34 murid SD, 5 murid SMP, serta 1 murid SMA.

Mengenai penyebabnya kebakaran didug karna korsleting listrik dari tempat tinggal warga.