SHARE

BEKASI — Jamaah calon haji asal Kota Bekasi, Jawa Barat, juga akan diberangkatkan ke Tanah Suci dalam sepuluh grup terbang (kloter) mulai awal Agustus 2017.

” Jumlah itu terdiri atas enam kloter di isi murni oleh calon haji asal Kota Bekasi serta empat kloter bekasnya kombinasi dengan warga luar daerah, ” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi Munjani di Bekasi, Minggu.

Menurutnya, dalam satu kloter juga akan di isi semuanya oleh 404 calon haji asal Kota Bekasi, sedang untuk kloter kombinasi di isi oleh 31 warga Kota Bekasi serta bekasnya dari luar daerah.

Munjani menyebutkan, kuota haji untuk Kota Bekasi pada pemberangkatan 1438 Hijriyah/2017 Masehi alami menambahkan sekitaran 20 % dari 2016.

” Menambahkan ini adalah imbas positif dari ditambahnya kuota Jawa Barat awal mulanya cuma 67 kloter, saat ini menjangkau 96 kloter, ” tuturnya.

Dia menyebutkan, kuota haji untuk Kota Bekasi pada th. ini sejumlah 2. 785 orang atau bertahmbah dari 2016 yang cuma 1. 900 orang.

Munjani memberikan, pihaknya juga akan berusaha memberi kenyamanan untuk beberapa calon haji sepanjang pemberangkatan, melaksanakan ibadah di Tanah Suci serta sampai kembali pada Indonesia.

” Umpamanya untuk hotel di Madinah serta Mekah, Kemenag telah merajut kontrak kerja sama untuk pemakaiannya jadi tempat bermalam jemaah. Standard hotel yang pada th. lantas telah baik keadaannya jadi referensi th. ini. Bahkan juga sebagian hotel lebih tinggi standarnya karna telah berskala bintang empat juga lima, ” tuturnya.

Terkecuali dari sisi penginapan, kata dia, kenyamanan jemaah yang di perhatikan oleh Kemenag adalah dalam soal penyediaan tenda wukuf di Arafah.

Baca Juga  Di Selokan Pekayon Bekasi, Mayat Lelaki Paruh Baya Ditemukan Tanpa Identitas

Sesudah bertahun-tahun, untuk th. ini tenda wukuf untuk jemaah haji Indonesia ditukar dengan spesifikasi yang diklaim tambah baik, lebih layak, lebih kuat, dan tambah nyaman.

” Sepanjang berpuluh-puluh th., tenda wukuf di Arafah cuma memiliki bahan parasut beralas terpal yang didukung besi berkarat serta bambu yang rapuh, ” tuturnya.

Tetapi saat ini semua telah ditukar keseluruhan dengan tenda memiliki bahan PVC yang antiapi, antiair, namun dapat menyerap panas.

” Penopangnya juga besi-besi baja yang tambah lebih kuat hingga jemaah lebih aman serta nyaman terproteksi, ” tuturnya.