SHARE

Tahukah Anda, pembaca, bahwa ada 10 orang terkait kasus e-KTP Kemendagri yang sudah dicekal (cegah dan tangkal) ke luar negeri?

Nasionalisme.net memperoleh data mengenal hal itu, Rabu (29/3) malam,

Dari 10 orang tersebut, tiga diantaranya adalah mereka yang sudah dijadikan terdakwa dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP Kemendagri ini.

Yakni, Irman, Sugiharto, dan Andi Agustinus atau Andi Narogong.

duitektp

Tujuh orang lainnya masih berstatus saksi pada kasus ini.

Irman, Sugiharto, dan Andi Narogong  dicegah selama enam bulan sejak 28 September 2016-28 April 2017.

Lalu saksi lainnya yaitu  Isnu Edhi Wijaya dan Anang Sugiana, juga sudah dicegah untuk enam bulan sejak 28 September 2016 hingga 28 Maret 2017.

Ada juga saksi lain seperti Yosep Sumartono, Widyaningsih yang ‎dicegah keluar negeri pada 17 Oktober 2016-17 April 2016.

Termasuk Gunawan dan Desi Priyono yang ‎dicegah selama 11 Januari 2016 hingga 11 Juli 2017.

Miryam S.Haryani

Terakhir,  pada 24 Maret lalu,  KPK juga meminta Imigrasi mencegah saksi Miryam S.Haryani

Seluruh saksi tersebut dicegah karena keterangannya dibutuhkan dalam penyidikan dan persidangan korupsi e-KTP‎.

Pencegahan untuk Miryam S.Haryani secara resmi baru disampaikan oleh KPK hari ini.

“Saksi Miryam dicegah ke luar negeri untuk enam bulan kedepan,” ujar Febri Diansyah, jubir KPK.

Febri Diansyah

Kata Febri, Miryam dicegah ke luar negeri selama enam bulan kedepan sejak 24 Maret 2017 untuk memudahkan proses penyidikan baru di KPK, dengan tersangka Andi Narogong alias Andi Agustinus (AA) dan memudahkan jalannya persidangan.

 

“Besok kami harapkan saksi Miryam hadir. Karena kami akan buktikan ada tidaknya tekanan hingga dia mencabut BAP. Rencananya kami akan hadirkan tiga penyidik untuk pembuktian itu,” tutur Febri, terkait sidang ke-4 kasus e-KTP ini, Kamis (30/3) besok di PN Tipikor Jakarta.

Baca Juga  Miryam Haryani Sedang Fitnah Sana Sini