SHARE

Komisi Pemberantasan Korupsi melanjutkan kembali pemeriksaan terhadap Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Aktor utama dari proyek Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) ini, bersama Mendagri 2009-2014 Gamawan Fauzi, telah ditetapkan sebagai tersangka ketiga kasus e-KTP sejak akhir Maret 2017.

gonglik
Andi Narogong

Tersangka pertama adalah Irman, Dirjen Dukcapil Kemendagri, sedangkan tersangka
kedua Sugiharto, Direktur pada Dirjen Dukcapil Kemendagri itu.

Kasus Irman dan Sugiharto sudah dilimpahkan ke pengadilan, dan sudah 11 kali disidangkan di PN Tipikor Jakarta.

Tersangka keempat kasus e-KTP adalah Miryam S Haryani, yang didakwa memberikan keterangan tidak benar atau keterangan palsu terkait kasus e-KTP ini.

miraku
Miryam S Haryani, menghuni Rutan KPK

Miryam S Haryani, yang Senin (1/5) dinihari WIB ditangkap Satgas Bareskrim Polri setelah sempat buron selama hampir sepekan, sejak Senin malam sudah menjadi penghuni Rutan KPK.

Miryam ditahan untuk 20 hari kedepan.

Mantan anggota Komisi II DPR dari Hanura ini tentu masih harus menunggu cukup lama hingga kasusnya disidangkan.

Pemeriksaan terhadap dirinya oleh KPK saja belum lagi dilakukan.

Saat ini, KPK baru melanjutkan pemeriksaan terhadap Andi Agustinus atau Andi Narogong.

Pada Selasa (2/5) ini, tim penyidik lembaga antirasuah itu memanggil delapan orang saksi untuk Andi Narogong.

Salah satunya adalah Anton Taufik, pengacara muda yang menjadi terkenal setelah disebut-sebut sebagai yang meminta agar Miryam S Haryani mencabut Berita Acara Pemeriksaan (BAP)-nya di kasus e-KTP.

Selain Anton Taufik, KPK juga memanggil advokat lainnya, yaitu Robinson. Dia juga dimintai keterangannya untuk Andi Agustinus.

Saksi-saksi lainnya yang dipanggil adalah Vidi Gunawan, adik Andi; Direktur Utama PT squadra Solution, Anang Sugiana Sudiharjo; dan empat orang dari swasta: Susan, Syarofah, Paulus, dan Iwan.

basiluk
Elza Syarief dan Farhat Abbas

Sumber Nasionalisme.net menyebutkan, pemeriksaan terhadap Anton Taufik diduga untuk mendalami pertemuan yang terjadi di kantor pengacara Elza Syarif.

Baca Juga  Ini Alasan Keterangan Yani Hanura Sangat Lemah

Pertemuan itu dihadiri oleh Miryam S Haryani dan Elza Syarief.

Santer disebutkan kemudian jika Anton Taufik inilah yang meminta Miryam S Haryani mencabut BAP-nya.

Atas kasus memberikan keterangan palsu itu, penyidik KPK telah memeriksa beberapa saksi yakni Irman dan Sugiharto, terdakwa di sidang e-KTP, Elza Syarif, Farhat Abbas dan Yono sebagai sopir pribadi miryam.