SHARE

Kepala Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto menyebutkan telah terima laporan masalah truk sampah DKI yang dibuangi batu di sekitaran Tempat Pemrosesan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Walau sekian dia belum juga ketahui aktor pelemparan itu.

Asep menjelaskan, berdasar pada info yang dia dapatkan, pelemparan batu oleh orang tidak di kenal di sekitaran TPST Bantargebang bukanlah hal yang baru. Pelemparan batu di sekitaran tempat itu, kata Asep, bukan sekedar mengarah truk- truk sampah yang melintas.

” Aktornya umum remaja iseng, serta tidak pasti saatnya kapan, ” kata Kepala Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto waktu dihubungi Kompas. com pada Minggu (9/7/2017).

Asep menerangkan, beberapa remaja iseng yang menaiki sepeda motor berboncengan serta melempar baru dengan acak rata-rata mengarah truk sampah yang melintas.

” Bukan hanya truk sampah, truk beda juga terkena (lempar batu), ” papar Asep.

Pihaknya sempat memperoleh info ada truk yang dibuang batu bukanlah pada jam-jam riskan seperti larut malam sampai awal hari. Ada pula yang melempari sopir truk dengan batu saat pagi hari, dimana keadaan jalan umumnya cukup ramai, sekitaran jam 07. 00 hingga 08. 00 WIB.

Dengan terpisah, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Komisaris Erna Ruswing meyakinkan pihaknya mengusut masalah pelemparan batu pada truk sampah DKI yang dikemudikan Hasrul Desrial Isman (51).

Hasrul yang barusan beranjak dari TPST Bantargebang selesai menyimpan sampah dibuangi batu dari arah berlawanan saat melewati Jalan Raya Siliwangi. Diluar itu, deretan Polsek Bantargebang akan menggiatkan patroli di jam-jam riskan, yaitu sekitaran jam 03. 00 sampai jam 05. 00, manfaat menghadapi masalah sama.