SHARE

Polisi merampungkan pencarian pada kawanan perampok yang menembak mati Italia Chandra Kirana (22). Aktor, Saiful (25) tewas ditembak karena melawan waktu di tangkap, sedang partnernya, Sudirman (20) menyerahkan diri sesudah buron nyaris satu bulan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan menyebutkan, selesai menembak Italia pada (12/6/2017) lantas ke-2 aktor segera melarikan diri ke lokasi Cikokol, Tangerang, Banten dengan memakai sepeda motor.

Waktu itu, Sudirman yang mengendarai sepeda motor diminta turun oleh Saiful karena tidak memakai helm. Helm Saiful ketinggalan waktu melarikan diri dari tempat tinggal Italia.

” Sudirman menjemput pacarnya serta mengajak pulang ke kampungnya di lokasi Labuhan Maringgai, Lampung Timur, ” tutur Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (11/7/2017).

Sepanjang di kampungnya, Sudirman bersembunyi di perkebunan. Tempat perkebunan itu berjarak tempuh satu jam dari tempat tinggalnya. Satu pekan sesudahnya, Saiful menghubungi Sudirman serta memohon untuk tinggal di kontrakan yang sudah disewa di Desa Lematang, Bandar Lampung.

” Waktu Lebaran Sudirman kembali sekali lagi ke tempat tinggalnya, sedang Saiful tetaplah tinggal di kontrakan, ” ucap dia.

Baca : Kegeraman serta Tangis Orang-tua Italia Waktu Berjumpa Tersangka Penembakan Anaknya

Kapolres Metro Tangerang Komisaris Besar Harry Kurniawan melaunching sketsa satu diantara aktor masalah penembakan pada Italia Chandra Kirana Putri (22) di Mapolres Metro Tangerang, Kamis (15/6/2017)

Selesai Lebaran, Saiful tidak kunjung menghubungi Sudirman. Pada akhirnya Sudirman mengambil keputusan kembali bersembunyi di perkebunan.

” Selang dua minggu Saiful menghubungi sekali lagi Sudirman serta menyampaikan kabar tengah di Jawa Tengah. Saiful memohon Sudirman untuk kembali tinggal di kontrakan, ” kata Iriawan.

Tetapi, Sudirman rupanya tidak ingin kembali sekali lagi ke tempat tinggal kontrakan serta pilih bertahan bersembunyi di perkebunan. Pada akhirnya, Sudirman terima berita pada Minggu (9/7/2017) kalau Saiful sudah diringkus polisi serta ditembak mati.

Dia juga kembali pada tempat tinggalnya serta diberitahu orangtuanya untuk selekasnya menyerahkan diri karna tengah diburu polisi. Sudirman pada akhirnya ke tempat tinggal kepala desa serta kepala desa menghubungi polisi untuk menjemput Sudirman.