SHARE

Seekor ikan duyung diketemukan mati terdampar di Laut Ambon, Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (10/7/2017).

Bangkai ikan duyung selama dua mtr. dengan bobot sekitaran 200 kg itu diketemukan tidak jauh dari pangkalan speed boat yang berada di desa itu sekitaran jam 12. 00 WIT.

Penemuan bangkai ikan duyung ini pernah menggegerkan warga setempat. Warga yang penasaran lantas berdatangan untuk lihat dari dekat keadaan ikan itu.

Satu diantara warga Desa Tulehu, Ibrahim menyebutkan, sebelumnya diketemukan terdampar, ikan duyung itu pernah tampak bermain di laut. Tetapi warga tidak menduga kalau itu yaitu ikan duyung serta pada akhirnya juga akan terdampar.

“Beberapa hari sebelumnya terdampar warga disini pernah lihat ikan duyung itu di laut, saat itu belum juga mati, ” katanya pada waratwan.

Diakuinya ikan tersebut diangkat oleh beberapa anak remaja yang tengah berenang di dekat pelabuhan. Tetapi kemudian bangkai ikan itu dilepaskan kembali pada laut.

” Barusan anak-anak yang angkat dari laut dengan memakai tali serta ditempatkan ke jembatan. Terlebih dulu sekian hari lantas memanglah duyung ini telah tampak di sekitaran perairan ini, ” katanya.

Warga yang lain, Mohtar mengira ikan duyung itu mati karna aspek umur serta kelelahan. Sebab di badannya tidak diketemukan sisa penganiayaan.

”Mungkin saja karna kelelahan serta telah tua, ya jadi ikannya terdampar, ” katanya.

Menurut dia, bangkai ikan duyung itu kembali dilepaskan ke laut atas perintah Gubernur Maluku Said Assagaff yang waktu itu kebetulan ada di pelabuhan itu untuk lakukan kunjungan kerja ke Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.

“Sudah dilepaskan barusan sore sekira jam 17. 00 WIT. Kebetulan barusan Pak Gubernur (Maluku) pernah ada di pelabuhan ini serta beliau memerintahkan supaya bangkai ikan duyung ini dilepaskan ke laut, ” tuturnya.