SHARE

Beberapa puluh hektar tempat gambut di Desa Talang Pangeran Ulu Kecamatan Pemulutan Barat Ogan Ilir Sumatera Selatan terbakar hari ini Jumat (21/7/2017).

Kebakaran itu membuat asap tidak tipis ke udara yang memerihkan mata.

Kepala Manggala Agni Daerah Operasi Banyuasin, Palembang serta Ogan Ilir Dino Priansyah menyebutkan, dari pantauan luas tempat yang terbakar hari ini menjangkau 50 hektar serta yang berhasil dipadamkan seluas 7 hektar.

Pemadaman dikerjakan Manggala Agni yang turunkan 12 orang dengan, personel TNI, Pollri serta BPBD Ogan Ilir.

“Namun karna dampak angin api susah makin dipadamkan, tetapi kita selalu mewaspadai di lapangan, ” tuturnya.

Dino memberikan, walau susah tetapi pihaknya selalu berupaya memadamkan api sampai betul-betul padam serta tidak menebarang ke jalan lintas.

Disamping itu Kepala Tubuh Penanggulangan Bencana Daerah Ogan Ilir Ahmad Syakroni yang memonitor kebakaran tempat menyebutkan, api datang dari kebun warga yang ada di dalam tempat gambut. Disangka tempat berniat dibakar untuk warga buka tempat pertanian.

“Saat ini sangkaan membakar tempat dengan berniat itu segera dikerjakan aparat keamanan dari aparat kepolisian, ” tuturnya.

Syakroni memberikan, petugas dari BPBD Ogan Ilir serta Manggala Agni dibantu perosenl TNI serta Polri telah ada di tempat untuk menolong memadamkan api supaya kebakaran tidak makin meluas.

Berdasar pada info di lapangan, kebakaran berlangsung mulai sekitaran jam 14. 00 WIB. Api yang awalannya kecil selalu jadi membesar sampai menghanguskan apa sajakah yang ada di depannya.

Api juga secara cepat membakar tempat gambut kering itu sampai menjangkau luas beberapa puluh hektar.

Helikopter water bombing dari BPBD Sumatera Selatan terbang bolak balik meyiramkan air ke titik api dari udara supaya kebakaran tidak makin meluas. Tetapi cuaca yang hari ini cukup panas membuat api susah dipadamkan.

Pemadaman terhalang karna tempat yang terbakar ada di dalam serta jauh dari jalan. Mengakibatkan kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau ke tempat.

Mujur program sekat kanal yang dicanangkan Polda Sumsel di Ogan Ilir sekian waktu cukup berhasil hingga keperluan air untuk aktivitas pemadaman cukup tersedia