SHARE

Pekanbaru – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan juga akan menghadiri puncak Hari Anak Nasional (HAN) pada 23 Juli 2017 di Pekanbaru, Riau. Acara ini juga akan dibarengi sekitaran 2. 300 anak dari semua Nusantara.

Kepala Biro Humas Pemprov Riau, Darusman menerangkan, pihaknya saat ini sudah menyiapkan semua sesuatunya dalam menyongsong kehadiran Presiden Jokowi.

” Apabila tak ada rintangan, Presiden Jokowi juga akan menghadiri Hari Anak Nasional th. 2017 ini di fokuskan di Pekanbaru, ” kata Darusman waktu dihubungi, Jumat (21/7/2017).

Puncak HAN th. 2017 ini juga akan dikerjakan di Gedung Daerah Pemprov Riau, di Jl Diponegoro Pekanbaru. Proses itu, di hadiri sekitaran 2. 300 anak Indonesia.

” Terkecuali dari Riau sebagai tuan-rumah, juga di hadiri anak-anak Indonesia dari semasing utusan propinsi juga anak-anak disabilitas. Diprediksikan 11 gubernur juga akan ada, tetapi kami belum juga tahu tentu gubernur dari propinsi mana saja, ” kata Darusman.

Sebelumnya proses puncak HAN, rangkaian acara telah diawali dua hari ini. Seperti proses Komunitas Anak Nasional (FAN). Hari ini pertemuan FAN dikerjakan di hotel Labersa di Kabupaten Kampar, Riau.

Dalam acara FAN kelak, Kak Seto Mulyadi dari Ketua Instansi Perlindungan Anak juga akan jadi pembicara dihadapan utusan anak dari semua propinsi. Kak Seto mengatakan, FAN yang diadakan mempunyai maksud untuk wujudkan pergerakan pelopor serta pelapor di Indonesia yang diinginkan bisa memberikan inspirasi serta mendorong peserta jadi penggerak perubahan di daerah semasing.

” Mendorong anak jadi pelopor serta pelapor yang begitu pas diambil panitia untuk disosialisasikan. Kalau anak mesti berani mempelopori suatu hal di garis depan namun juga berani melapor beragam beberapa hal yg tidak layak atau tidak semestinya dikerjakan pada anak-anak, ” kata Kak Seto.

Baca Juga  Jokowi Tak Peduli Popularitas, Saya Bilang Dia Berani Ungkap Buya Syafii

Kak Seto juga mengharapkan, FAN 2017 bisa hasilkan satu referensi dari nada anak dalam pemenuhan hak berperan serta yang dapat di sampaikan pada pemerintah.

” Jadi baiknya acara puncak kelak dibacakan pada presiden. Sebab, Komunitas Anak Nasional jadi wadah untuk perwakilan anak yang membawa pesan-pesan anak dari daerah semasing, ” katanya.

” Anak-anak itu kreatif, penuh semangat serta penuh persatuan, hingga saya mengimbau pada semua elemen orang-orang, mari belajar pada anak-anak Indonesia yang diwakili Komunitas Anak Nasional ini, ” sambung kak Seto.