SHARE

Solo – Beberapa sopir taksi konvensional di Solo serta Sukoharjo menjumpai Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo. Rudy yang memanglah mulai sejak awal menampik moda transportasi berbasiskan on-line menyebutkan support serta mengakui siap mengikuti beberapa sopir taksi menjumpai Gubernur Jateng.

Di Balai Kota Surakarta, sebagian perwakilan entrepreneur taksi lokal lakukan audiensi dengan Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, Selasa (11/7/2017). Ikut dalam audiensi, Ketua DPRD Surakarta, Teguh Prakosa, serta Kapolresta Surakarta, AKBP Ribut Hari Wibowo.

Dalam peluang itu, perwakilan aktor usaha taksi lokal memohon Rudy untuk mengikuti mereka berjumpa Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Gubernur adalah petinggi yang berwenang dalam memberi izin operasi taksi di daerah.

” Yang memiliki hak memastikan kuota itu kan gubernur. Kami telah kirim surat pada gubernur. Baru barusan bisa berita bila tempo hari gubernur mengajak kita berjumpa, namun kita tidak paham. Bila kelak di panggil gubernur, kami minta didampingi wali kota serta ketua DPRD, ” kata Ketua Pengawas Taksi Kosti, Tri Teguh.

FX Hadi Rudyatmo menyatakan supportnya menampik moda transportasi on-line ilegal. Dia juga bersedia membuat surat pernyataan mengenai penolakannya serta berjanji juga akan mengikuti beberapa sopir taksi lokal berjumpa gubernur untuk mengemukakan aspirasinya.

” Saya kelak menghubungi gubernur agar ditata jadwalnya. Problemnya saya besok juga akan ke Kemenkominfo. Kelak sekalian mengulas masalah aplikasi taksi on-line ini, ” katanya.

Beberapa ratus sopir taksi dari Solo serta Sukoharjo mengadakan tindakan demonstrasi. Mereka menampik beroperasinya taksi on-line Uber serta Go-Car, termasuk juga ojek on-line Go-Jek di Kota Solo. Angkutan transportasi on-line itu dipandang tidak cocok UU no 22 th. 2009 serta Permenhub no 26 th. 2017.

Baca Juga  Unjuk Rasa Akan Digelar Kembali Pengemudi Taksi Online

Go-Jek dinilai tidak mematuhi karna kendaraan roda dua bukanlah adalah moda transportasi umum. Sedang Uber serta Go-Car tidak mematuhi karna tidak bekerja sama juga dengan perusahaan taksi lokal yang telah berizin.

Sedang taksi on-line Grab sudah lebih dulu beroperasi di Kota Solo. Tetapi pemerintah berikan izin operasi karna ingin ikuti prosedur. Sekarang ini Grab bekerja sama juga dengan Gelora Taksi serta Kosti.