SHARE

Pemerintahan Kota (Pemkot) Bekasi lewat Dinas Kependudukan serta Catatan Sipil (Disdukcapil) titel operasi yustisi di terminal bus Kota Bekasi pada Senin (10/7/2017).

Operasi ini di gelar mulai sejak jam 9. 15 WIB. Operasi yustisi mengarah pada warga yg tidak membawa Kartu Tanda Masyarakat (KTP). Dari mulai memberhentikan bus di gerbang masuk terminal bus untuk lakukan penelusuran pada penumpang apakah membawa KTP atau tidak.

Diluar itu juga mengecek penumpang yang berada di dalam angkutan kota, serta memberhentikan beberapa pengendara sepeda motor. Pantauan Kompas. com hingga jam 11. 00 WIB, operasi ini masih tetap berjalan.

Warga yg tidak membawa KTP dibawa petugas ke posko. Sebagian mereka yang dibawa ke posko itu yaitu warga yg tidak membawa KTP, masih tetap memakai KTP lama (belum juga berupa e-KTP), serta waktu berlaku KTP telah habis.

Sesudah ketahui kekeliruannya, warga yg tidak membawa KTP dipakai sangsi dengan membayar denda yang sudah diputuskan.

” Barusan saya diminta bayar Rp 30 ribu karna tidak bawa KTP, soalnya KTP-nya berada di kampung, di Serang. Saya baru ingin pulang kampung, ” tutur satu diantara warga yang terserang operasi yustisi di Kota Bekasi, Umi (27) di Terminal Kota Bekasi, Senin (10/7/2017).